-->

10 Orang Terjaring Razia Pekat Malam

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Seiring dengan masih adanya pengaduan tentang hal-hal yang negatif, Sat Sabhara Polres Padang Lawas dan Satpol PP Palas kembali menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), di Ujung Padang Desa Sutam, Minggu (09/08/2020) sekira Pukul 11.00 wib, sampai selesai.

Pelaksanaan Pasal 03. Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) No. 07 tahun 2015 tentang pengendalian, pengawasan dan penertiban minuman beralkohol. Sat Shabara terus menyisir tempat tempat yang diduga menyediakan hal tersebut diatas.

Dalam razia malam hari itu, setidaknya 10 orang satu diantaranya sebagai pemilik warung remang remang berhasil diamankan oleh petugas karena dianggap membuat resah masyarakat dan dicurigai berbuat menyimpang.

Razia Pekat tersebut dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP Palas langsung bergerak ke tempat-tempat rawan terjadinya hal-hal yang berbau penyakit masyarakat (pekat).

Pasalnya, belakangan Sat Shabara dan Satpol PP masih sering mendapat pengaduan secara lisan maupun tertulis tentang maraknya hal-hal yang berbau pekat di sejumlah tempat tertentu.

Untuk mudah menjangkau semua tempat yang sudah menjadi sasaran, pada razia malam itu, tim gabungan langsung menuju sasaran pertama dan tim langsung berhenti menegur pemilik dan pengunjung warung tersebut.

Dalam operasi pekat yang dipimpin Kasat Sahbara Polres Palas, AKP Muhammad Husni Yusuf, tim gabungan mengamankan barang bukti berupa setengah jerigen tuak, 2 kotak bir putih merek Bintang, dan 1 kotak bir hitam merek Guinnes.

Kapolres Palas, AKP Jarot Yusfiq Andito melalui Kasat Sabhara, AKP. Muhammad Husni Yusuf mengatakan, kesepuluh orang tersebut digiring ke Mapolres Palas.

Dari 10 orang yang terjaring, satu diantaranya pemilik kafe berinisial UK, dan sembilan lainnya wanita penghibur, Kesembilan wanita tersebut, diantaranya berinisial N, M, BT, BA, SR, DR, YJ, RL dan  RG diserahkan kepada Satpol PP dan Dinas Sosial untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Ujar Kasat Shabara.

Untuk seorang pemilik warung remang remang yang lebih dikenal dengan sebutan kafe, dilakukan pemeriksaan dan dibuat berita acara yang prosesnya akan dilanjutkan ke Pengadilan Negeri Sibuhuan, untuk menjalani sidang Tipiring.

“Tujuan operasi pekat ini sebagai bentuk membuat efek jera kepada para pelaku penjual miras di wilayah hukum Polres Palas, sekaligus menciptakan suasana kondusif dan aman ditengah masyarakat yang lebih aman dan kondusif,” pungkasnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini