-->

BI Sumut Jelaskan Cara Tukar Uang Kertas Rp75 Ribu

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Pencetakan uang Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI merupakan bagian dari rencana pencetakan uang TA 2020 sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang telah memperhatikan asumsi makro ekonomi yang dapat diperoleh melalui mekanisme penukaran uang. Hari ini, Bank Indonesia Wilayah Sumut menjelaskan bagaimana mekanisme penukaran uang kertas tersebut melalui online.

Kepala Kantor BI Wilayah Sumut, Wiwiek Sisto Widayat  mengatakan pencetakan uang peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI bukan merupakan tambahan pencetakan uang dalam rangka menanggulangi dampak COVID-19.

"Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang Pengeluaran Dan Pengedaran Uang Rupiah Khusus Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia Pecahan 75.000 (Tujuh Puluh Lima Ribu) Tahun Emisi 2020 yang akan diundangkan pada bulan Agustus 2020, UPK 75 Tahun RI mulai berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2020," katanya, Selasa (18/8/2020).

Dijelaskannya, uang ini memberikan kesempatan seluas-luasnya pada masyarakat untuk memiliki Uang Peringatan dalam rangka perayaan Kemerdekaan RI Ke-75 (joy of the people). Mewakili jumlah Keluarga di Indonesia yang berjumlah 73 juta Keluarga. Sesuai dengan international best practices 30% jumlah penduduk (a.l Thailand, Hongkong)


"Untuk mekanisme penukaran bisa dari kantor perwakilan BI kemudian UPK dapat diambil di BI & Perbankan pada waktu yang sudah ditentukan pada aplikasi, kemudian melakukan penukaran URK, KTP, isi formulir, preorder, dan dapat diambil uang tersebut, akan jawaban dari bank preorder berhasil," pungkasnya. 

"Angka 75 pada momen Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI menjadi dasar untuk menentukan nilai nominal pecahan Rp75.000 dan jumlah cetak 75 juta bilyet. Selain itu, penentuan nilai nominal dan jumlah cetak tersebut sesuai dengan international best practices dan pengalaman Bank Indonesia dalam mengeluarkan uang Commemorative," katanya.

Wiwiek juga menjelaskan nilai denominasi unik, berkaitan dengan momentum 75 Tahun Kemerdekaan Indonesia (collectible item).Nilai denominasi berbeda dengan uang Rupiah yang beredar saat ini.

"Sesuai dengan international best practices. Nilai nominal uang sesuai momentum peringatan (antara lain Thailand, Malaysia) Nominal 75.000 Rupiah. Jumlah Cetak 75.000.000 Bilyet," katanya.(PP-04)
Komentar Anda

Berita Terkini