-->

Bupati Aceh Tamiang: Diharapkan Empat Kecamatan Tingkatkan Sentra Perikanan

HARIAN9 author photo
ACEH TAMIANG|H9
Bupati Aceh Tamiang H. Mursil SH, M. Kn lakukan peusijuk (tepung tawar) alat berat Escavator, kegiatan berlangsung di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pengelolaan aset Daerah Kecamatan Karang Baru pada Senin (10/08/2020). 

Bupati dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, Escavator tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Budidaya Perikanan  dibawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, yang akan digunakan sebagai sarana pendukung agar terpeliharanya potensi daerah dibidang kelautan serta perikananperikanan,"jelasnya.

"Dengan adanya alat berat dapat digunakan untuk pembangunan jaringan irigasi, tambak, rehabilitasi dan lainnya. Diharapkan juga bisa berdiri sentra produksi perikanan pada empat Kecamatan Bagian Pesisir yaitu Seruway, Banda Mulia,  Manyak Payed serta Bendahara yang merupakan kawasan budidaya air payau dengan komoditas seperti udang juga ikan bandeng.

“Bantuan alat berat ini dalam pengunaannya secara teknis dilapangan akan diawasi oleh Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang dan dikelola oleh kelompok masyarakat dalam bentuk koperasi dan tidak dibenarkan untuk kegiatan lain diluar sektor perikanan. Diharapkan kepada semua pihak dapat menjaga Escavator bantuan tersebut, yang sekarang menjadi bagian dari aset alat berat Aceh Tamiang. 

“Dengan adanya alat berat tersebut, Petani tambak tidak perlu mengeluh lagi, karena mengeluarkan biaya yang besar untuk menyewa Escavator guna memperbaiki kerusakan tambaknya, silahkan kepada kelompok-kelompok masyarakat ajukan permohonan  kepada Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang. Namun yang harus diingat, agar digunakan secara bergantian untuk kepentingan bersama, dengan begitu sektor pangan dan perikanan akan meningkat produksinya, begitu pula kesejahteraan bagi para pembudidayanya,"tegas Bupati. 

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas  Pangan, Kelautan dan Perikanan Safuan, SP menyampaikan, kami telah membentuk Desa Inovasi Kelautan dan Perikanan di Kampung Sungai Kuruk Tiga Kecamatan Seruway. Dalam waktu dekat Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) akan meninjau Kampung tersebut,"jelasnya.

"Terkait produktivitas budidaya Bandeng yang terus meningkat, maka nantinya akan ada kuliner Bandeng Presto serta menjadi Icon Kabupaten Aceh Tamiang,"ungkap Safuan. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini