-->

Bupati dan Wabup Sergai Laksanakan Monev Pembangunan Desa di Kecamatan Pantai Cermin

HARIAN9 author photo


SERDANG BEDAGAI | H9
Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman bersama Wakil Bupati (Wabup) H Darma Wijaya didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Desa di Wilayah Kecamatan Pantai Cermin, senin (3/8/2020).

Adapun Desa yang dilakukan Monev tersebut diantaranya yakni Desa Naga Kisar, kemudian Desa Lubuk Saban, Desa Pematang Kasih, Desa Arapayung, Desa Kuala Lama, Desa Pantai Cermin Kanan serta berakhir di Desa Cilawan.

Di sela-sela Monev tersebut, Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyampaikan bahwa dirinya bersama Wabup Darma Wijaya hari ini adalah melaksanakan tugas utama bidang Pemerintahan, Pembangunan, serta kemasyarakatan sekaligus melaksanakan tanggung jawab serta amanah masyarakat guna menunjukkan bahwa negara hadir di tengah tengah rakyat.

"Kegiatan hari ini adalah untuk melihat fungsi Pemerintahan, Pembangunan dan kemasyarakatan untuk tahun anggaran 2019 yang lalu," ungkap Bupati Soekirman.

Dijelaskan Bupati, dalam membangun daerah, Pemkab Sergai menggunakan APBD murni, tetapi di tahun 2020 ada istilah refocusing atau realokasi sehingga penggunaan dana tidak lagi murni untuk pengadaan barang dan jasa, akan tetapi difokuskan pada percepatan penanggulangan Covid-19.

Demikian juga halnya di desa, biaya pembangunan desa berasal dari Alokasi Dana Desa (ADD) maupun Dana Desa (DD) juga terdampak refocusing dan realokasi pada tahun berjalan ini sehingga banyak pembangunan yang tersendat.

Hal tersebut bergantung dari pada pajak tahun lalu di mana jika tahun lalu pajak tidak lunas dan laporan penggunaan APBDes belum selesai, maka berpengaruh pada realisasi ADD dan DD tahun ini untuk masing-masing desa.

"Hari ini kami ingin melihat progres pembangunan fisik tersebut serta sejauh mana bermanfaat kepada masyarakat serta hal-hal lainnya yang menyangkut kemaslahatan masyarakat," ujarnya.

Dikesempatan itu, Bupati juga meminta kepada Kepala Desa untuk terus membereskan masalah pajak di desanya masing-masing, selain untuk menghindari aspek hukum juga agar pembangunan lebih lancar untuk masyarakat sejahtera.

"Kami tidak ingin ada Kepala Desa yang terjerat hukum karena bermasalah dengan pajak. Saya minta kepada semua Kepala Desa agar sebelum akhir bulan Desember tahun ini, tunggakan-tunggakan pajak dapat diselesaikan," pungkasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Bupati H Darma Wijaya, selain melakukan monev tentang pembangunan Desa. Pemkab Sergai juga menyoroti kegiatan produktif di tengah penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang mesti diperhatikan betul oleh masyarakat.

"Menindaklanjuti keluhan terkait kegiatan perekonomian serta pelaksanaan kegiatan hajatan yang melibatkan keramaian, terkait izin serta aspek lainnya mengenai penanggulangan Covid-19, dalam hal ini pemerintah daerah turut merasa prihatin," ujar Wabup Darma Wijaya.

Dijelaskan Wabup, bahwa terkait masalah tersebut dalam hal ini Pemerintah daerah tidak melarang, namun masyarakat harus mengikuti imbauan Pemerintah pusat, serta harus dilaksanakan dalam batasan skala tertentu dan disesuaikan dengan penerpan Protokol Kesehatan Covid-19.(WD023)

Komentar Anda

Berita Terkini