-->

Dosen USU Laksanakan Pengabdian Program ABDIMAS di Medan Labuhan

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Dosen-dosen Universitas Sumatera Utara Medan telah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di daerah Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan Pemerintah Kota Medan, Jalan Kapten M. Ilyas No. 26 Medan, Sumatera Utara. 

Dalam pengabdian ini melibatkan dua orang Dosen USU yakni, Prof.Dr. Syafruddin Ilyas, M.Biomed. dan Dr. Salomo Hutahaean, M.Si., untuk melaksanakan pengabdian atas program Mono Tahun Reguler (ABDIMAS) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (USU) tahun 2020.

"Permasalahan utama bagi masyarakat adalah adanya informasi  keadaan masyarakat yang menderita tubekulosis paru, penderita hipertensi, dan anggota keluarga yang banyak merokok, sehingga kami melakukan pengabdian masyarakat pada hari Minggu kemarin," kata salah seorang dosen, Kamis (27/8/2020).

Kesemua penyakit ini sangat berhubungan dengan kondisi paru atau pernapasan masyarakat. Kondisi ini dapat saja menjadi lebih parah karena keadaan pandemi Covid-19 yang belum usai serta terimbasnya kondisi ekonomi masyarakat. Untuk menangani keadaan ini, peran Ibu-ibu rumah tangga lebih besar dan lebih banyak tahu kondisi rumah tangganya. 

"Oleh sebab itu sebagai  akademisi  perguruan tinggi,  kami tim pengabdian masyarakat  ikut serta mencari solusinya. Sebagai perguruan tinggi negeri, Universitas Sumatera Utara yang mempunyai tiga pilar utama yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Oleh sebab itu tim harus dapat mengambil peran sebagai  penyuluh atau inovator yang diharapkan dapat mengurangi  kondisi yang tidak diharakan tersebut," ujarnya.

Salah satu cara yang dilakukan tim adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan bagaimana masyarakat dapat mengenal berbagai macam rempah-rempah asli Indonesia dijadikan sebagai obat yang dapat mencegah lebih parahnya kesehatan masyarakat. 

Misalnya dilakukan pengenalan pembuatan jamu untuk mencegah covid-19. Ramuan-ramuan jamu tersebut diharapkan dapat mengatasi penyebaran covid-19 atau memperparah situasi yang sudah ada karena tambahan pandemi covid-19 ini. 

"Semoga segala daya upaya yang dilakukan dalam meningkatkan swamedikasi (pengobatan sendiri) masyarakat dapat memberikan nilai positif bagi masyarakat sendiri, “dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,”pungkas kedua dosen tersebut. (pp-04)
Komentar Anda

Berita Terkini