-->

Gilir Gadis 16 Tahun Dua Begajul Diciduk Polisi

HARIAN9 author photo
DELISERDANG|H9
Suci, sebut saja begitu, dia harus menanggung malu karena kesucian yang selama ini dipertahankannya, harus terenggut begitu saja. Sedihnya lagi, mahkota keperawanan wanita muda, 16 tahun, warga Galang, Kabupaten Deliserdang itu terkoyak setelah digilir dua pemuda begajul.

Ya, kedua anak baru gede (ABG) begajul itu adalah MR (19), warga Jalan Suka Damai, Dusun V, Desa Galang Suka, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang dan A (17), warga Dusun III, Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang, Deliserdang. Keduanya menggilir Suci di Dusun III, Desa Tanjung Gusti, Kecamatan Galang, Kamis dini hari (20/8), Pukul 01.00 WIB.

Mau tahu ceritanya? Begini kronologisnya. Awalnya, dini hari itu Suci meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orangtuanya. Itu diketahui orangtuanya, saat mengecek kamar korban pagi harinya. Mengetahui anaknya tak ada di kamar, orangtua korban pun kelimpungan. Cari sana, cari sini tak ditemukan. Kedua orangtua korban pasrah. Eh, tiba-tiba Suci pulang ke rumah. Wajahnya kalut, pakaian semrawut. 

Kedua orangtuanya pun curiga. Layaknya polisi, keduanya menginterogasi Suci. Dengan mata berkaca-kaca, Suci perlahan mengaku dia telah ditiduri dua pelaku secara bergilir, sampai selaput darahnya pecah.

Hari masih pagi, namun kedua orangtua korban bagai disambar petir di siang bolong. Terkejutnya alang kepalang. Tak terima anaknya dijadikan layaknya piala bergilir, sang ibu SW, langsung mengambil langkah seribu, melaporkan kasus yang menimpa putri tercintanya itu ke Polresta Deliserdang.

"Ibunya mengadukan kasus itu ke kita (Polresta Deliserdang), dengan bukti lapor No:LP/423/VIII/2020/SU/Resta DS, tanggal 20 Agustus 2020," kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus kepada wartawan, Sabtu (22/8).

Berdasarkan laporan orangtua korban itu, polisi langsung bergerak memburu kedua pelaku. Alhasil, kedua pelaku pun ditangkao di rumah masing-masing, lalu digelandang ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Deliserdang untuk diproses hukum.

Untuk kedua pelaku, dijerat Undang-Undang (UU) No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah oleh UU No.35 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas UU No.23 Tqhun 2002 dan diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU No.23 Tahun 2002, dengan ancaman di atas lima tahun penjara. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini