-->

JS Gol Ketauan Curi Lampu Sorot Reklame

HARIAN9 author photo
DELI SERDANG|H9
JS, warga Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang seorang maling sekaligus penyabu.

Dia ditangkap personel Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjungmorawa, Selasa malam (25/8), pukul 23.30 WIB.

"Tersangka kita amankan atas kasus pencuriam lampu sorot papan reklame Tol Belmera, Km 32, yang dilaporkan Rahmadsyah, kuasa PT Hansel Media Indonesia dengan bukti lapor No. LP/62/VI/2020/SU/Res DS/Sek TG Morawa, tanggal 20 Juni 2020," terang Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Sawangin kepada wartawan, Rabu (26/8).

Dijelaskan Sawangin, pencurian lampu sorot jalan tol itu diketahui saat pimpinan PT Hansel Media Indonesia memerintahkan Rahmadsyah, untuk mengecek papan reklame di Km 32 Tol Belmera, Dusun XII, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjungmorawa, pada Sabtu pagi, 20 Juni 2020 lalu, pukul 06.00 WIB.

Sesampainya di tempat kejadian perkara, Rahmadsyah melihat lampu sorot papan reklame (billboard) di Km 28,900, Km 30.630, Km 32.350 dan Km 32.600, telah hilang dicuri. Selanjutnya, Rahmadsyah melaporkan kejadian itu ke Polsel Tanjungmorawa. 

"Akibat kejadian itu, pelapor (PT Hansel Media Indonesia) diwakili kuasanya, mengaku mengalami kerugian materil sebesar Rp15 juta," ucap Sawangin.

Dari situ, polisi melakukan penyelidikan. Berselang dua bulan lebih, mulai ada titik  terang siapa pelakunya. Terdeteksi, pelaku, Jaka Santri, Selasa malam (25/8), pukul 23.30 WIB, sedang di warung internet (warnet), Dusun XII, Gang Bambu, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa. Tak mau menyia-nyiakan waktu, polisi langsung bergerak dan mengamankan pelaku di lokasi. Selanjutnya, Jaka dengan tangan diborgol digelandang ke Mapolsek Tanjungmorawa untuk diproses hukum.

Diinterogasi polisi, Jaka mengaku melancarkan aksinya bersama temannya, Bambang alias Geleng. Dia juga mengaku, baru pertama kali itu mencuri lampu sorot reklame (billboard) di Tol Belmera.

"Kasus pencurian lampu sorot ini, sudah sering terjadi. Pelaku, Jaka, mengaku baru sekali mencuri bersama temannya, Bambang alias Geleng. Mereka mencuri tiga unit lampu sorot, selanjutnya mereka jual ke daerah Jermal XV, Medan Denai, seharga Rp450 ribu," beber mantan Kanit Lantas Polsek Percut Seituan ini.

Dari uang Rp450 ribu itu, Rp350 ribu dibelikan sabu oleh kedua pelaku, Jaka dan Bambang alias Geleng. Sisanya, Rp100 ribu, diberikan kepada orangtua Jaka.

"Pelaku kita jerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan ancaman paling lama lima tahun. Kepada satu pelak u lainnya, Bambang alias Geleng, masih kita buru," sebut Sawangin. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini