-->

Jumlah Pelanggaran Selama Operasi Patuh Toba 2020 Polres Tapanuli Selatan Menurun

HARIAN9 author photo
TAPSEL| H9
Selama 14 hari berlangsungnya Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan ‘Patuh Toba’ Tahun 2020, di Wilayah Hukum Polres Tapanuli Selatan terjadi penurunan dalam jumlah pelanggaran, namun untuk teguran mengalami peningkatan bila dibanding tahun 2019.

" Operasi Patuh Toba 2020 telah berakhir 5 Agustus kemarin dan dari hasil operasi, jumlah pelanggaran menurun drastis, namun untuk teguran mengalami peningkatan bila dibanding tahun 2019, " ujar Kapolres Tapanuli Selatan AKBP. Roman Smaradhana Elhaj, SH, SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP. Sota Lato Purna, SH, Jumat (7/08/2020).

Dari data yang diperoleh, jumlah pelanggaran yang dilakukan selama Operasi Patuh Toba 2020 sebanyak 293 kasus. Sementara pada tahun 2019 sebanyak 2148 kasus. Sedangkan jumlah teguran pada sebanyak 714, mengalami peningkatan bila dibanding tahun 2019 lalu.

" Melalui Pelaksanaan Ops Patuh Toba 2020 ini diharapkan masyarakat dapat menyadari pentingnya keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas, karena dengan tumbuhnya kesadaran di dapat berkurang kedepannya, “ ujar AKP Soya.

Menurut Kasat, Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan Patuh Toba 2020 yang digelar Polres Tapanuli Selatan, dalam pelaksanaannya mengtumakan tindakan preemtif dan preventif terhadap para pengguna kenderaan yang melanggar aturan.

" Operasi Patuh Toba pada tahun ini tergolong berbeda dengan tahun sebelumnya selain memberikan tindakan yang persuasif dan humanis petugas dilapangan juga mengajak masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan pemerintah dalam penanganan Covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, " terangnya. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini