-->

Kasus Pembunuhan di Bukit Simarsayang Padangsidimpuan Terungkap

HARIAN9 author photo
PADANGSIDIMPUN| H9
Kasus pembunuhan yang terjadi di bukit Simarsayang Kelurahan Bonan Dolok Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan yang terjadi beberapa hari lalu akhirnya terungkap, setelah personil Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan menangkap 5 tersangka diduga sebagai pelaku pembunuhan, terhadap korban Lukman Hakim Siregar (30), warga Dusun Paran Julu Desa Pargarutan Julu Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan.

Ke lima tersangka ditangkap dari dua lokasi berbeda yang mana seorang tersangka di tembak mati karena mencoba melawan petugas saat hendak di tangkap, menyebabkan satu personil Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan mengalami luka akibat terkena pukulan benda keras yang dilakukan seorang tersangka.

Para tersangka yang pelaku pembunuhan  tersebut seluruhnya warga Kota Padangsidimpuan. Empat tersangka telah diamankan masing-masing, ZH (32) ANH (35) ER (20) AR (23), sedangkan tersangka S (36) ditembak mati oleh petugas.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK, MH dalam keterangan persnya di Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (6/08/2020) mengatakan penangkapan para tersangka setelah jajarannya membentuk tim pemburu yang dipimpin Kasat Reskrim AKP. Bambang Herianto, SH.

Tempo 1 X 24 jam lima tersangka berhasil  ditangkap dari dua tempat berbeda, seorang tersangka terpaksa diberikan tembakan terukur karena melawan petugas dan melukai seorang personil dengan memukulkan benda keras berupa kunci roda yang ada di dalam mobil petugas, " ujar Kapolres.

AKBP Juliani mengatakan, kejadian pembunuhan terhadap Lukman Siregar tersebut berawal saat pelaku dan korban bersenggolan saat berjoget di warung tuak di Bukit Simarsayang Kelurahan Bonan Dolok Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan.

“ Motif dari kejadian ini berawal dari senggol-senggolan antara korban dengan salah satu tersangka di dalam pakter tuak yang memicu merasa sakit hati dan pertengkaran antara korban dengan salah seorang tersangka, sehingga tersangka dan 4 orang temannya menganiaya korban hingga tewas, “ ujar AKBP Juliani.

Kpolres juga memaparkan peran masing-masing tersangka, yang mana tersangka S yang merupakan eksekutor pembunuhan korban, sementara tersangka lainnya berperan memengang kaki dan tangan korban agar tidak melawan.

“ Dari kelima tersangka, satu tersangka Atas nama ANH merupakan residivis kasus narkoba di Kota Padang dan di tangkap tahun 2015 dan bebas assimilasi Covid-19 di tahun 2020. Para tersangka diancam Pasal 340 KUHPidana subs pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan penjara maksimal seumur hidup, “ terang Kapolres.


Menutut Kapolres, pada saat dilakukan penangkapan dan penjemputan barang bukti sepeda motor milik korban, pelaku S yang merupakan eksekutor pembunuhan tersebut berupaya melakukan perlawanan, dengan melukai seorang perugas kepolisian hingga mengalami luka tusukan dan saat ini sedang dirawat.

“ Tersangka S terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terarah dan terukur yang kemudiaan tersangka di bawa ke RSUD Padangsidimpuan untuk di lakukan pengobatan namun tersangka mengembuskan nafas di RSUD Padangsidimpuan. Selanjutnya jasad tersangka S diserahkan ke keluarhganya, “ ucap AKBP Juliani.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lukman ditemukan tewas Minggu (2/08/2020), di Bukit Simarsayang oleh Randi (20), warga Jalan Sutan Panindoan, Kota Padangsidimpuan yang saat itu sedang lari pagi atau jogging di sekitar lokasi dan saat ditemukan, jasad Lukman terlihat mengenakan jaket setengah terbuka dan kemeja robek. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini