-->

Lahan SDN 03 Diduga Akan Beralih Fungsi Menjadi Tempat Parkir

HARIAN9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Kualasimpang pagarnya mulai diratakan, gedungnya sudah dibongkar, murid-murid dan guru dimutasikan.
Ketika fenomenal itu terjadi, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Aceh Tamiang M. Nur S.Pd M.Si, yang pada saat itu agak kurang sehat, semua jawabannya diteruskan oleh  Amir, S.Pd Kasie bidang Guru dan M. Rizal bagian pengurus barang menyampaikan, waktu itu kami diundang Bupati ke Pendopo, diantaranya Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabiddikdas), Sekda, Camat Kota Kualasimpang, Wakil Bupati, Dinas Lingkungan Hidup dan muncul pembicaraan untuk memanfaatkan lahan SDN 03 Kualasimpang sebagai tempat parkir. 

"Atas dasar hal itu kami melakukan mutasi murid dan guru ke SDN 06 Bukit Tempurung," jelasnya, Jum'at (15/3/2019)

Saat itu juga, ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Aceh Tamiang Fahmizar S.Pd angkat bicara, terkait penutupan SDN 03, saya tidak mengetahui proses yang terjadi, karena sampai hari ini, Dinas Pendidikan belum melakukan koordinasi. Kalau mau dijadikan tempat parkir, silahkan saja, tapi hal itu jangan menjadi alasan mutlak, tapi seharusnya persiapkan terlebih dahulu administrasinya,"tegasnya pada Senin (18/3/2019).
Namun dari beberapa pendapat, ada sedikit perlawanan oleh
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang Suprianto ST, Wakil Ketua Fadlon SH,
Desi Amelia, Rahmad Syafrial SH, Sugiono SH, Sarhadi dan anggota Dewan lainnya yang mengecam  Bupati Aceh Tamiang bersama Team Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK), terkait rasionalisasi penjabaran Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tamiang tahun anggaran 2020, yang dinilai tidak punya nurani untuk kepentingan rakyat ditengah suasana pandemi Covid-19.
Terlebih lagi muncul pula anggaran untuk membangun tempat parkir dibekas lahan  SDN 03 Kualasimpang dengan anggaran senilai Rp 1,3 miliar,"jelas mereka.

"Kami akan membedah secara tuntas tentang kasus tersebut untuk dievaluasi dan jika ditemukan tindak pidana, maka  akan membawanya ke ranah hukum untuk diproses, karena memang sangat banyak ditemukan kejanggalan dalam rencana perubahan Peraturan Bupati (Perbup) terkait penjabaran APBK Aceh Tamiang 2020,"tegas mereka pada Jumat (15/05/2020).

Bagai angin lalu seolah tak pernah terjadi sesuatu hal, Wakil Bupati Aceh Tamiang H.T. Insyafuddin ST didampingi  Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Diaperindagkop), Bappeda serta Camat Kota Kualasimpang melakukan peninjauan kelokasi lahan Sekolah Dasar Negeri 03 Bukit Tempurung yang direncanakan akan di bangun tempat parkir dan kios untuk para pedagang kaki lima.  Rabu (05/08/2020).

“Pembangunan lahan parkir akan dimulai dalam tahun ini, karena anggarannya sudah tersedia, sedangkan untuk  kiosnya segera dimasukkan dalam anggaran perubahan tahun 2020. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan terus berupaya untuk menciptakan Kota Kualasimpang yang indah dan tertata dengan rapi,"tegas T. Insyafuddin.

Disisi lain kuatnya untuk membangun tempat parkir dilahan SDN 03, namun diduga belum memiliki administrasi yang kuat dan Dr. Cakra Arbas, SH, MH Kepala Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Aceh Tamiang mengatakan, lahan SDN 03 Kualasimpang awalnya aset Pemerintah Kabupaten Aceh Timur selanjutnya berpindah Ke Aceh Tamiang, sedangkan sertipikat tanahnya belum diajukan karena persoalan biaya dan perlu ada yang diprioritaskan,"jelasnya pada Selasa (18/08/2020).

"Untuk pencatatan sebagai aset Kabupaten Aceh Tamiang, bahwa Dinas Pendidikan sebagai pengguna lahan SDN 03 Kualasimpang dan jika akan dilakukan pembangunan dilokasi tersebut, maka harus ada izin dari pengelola, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda). 

Sedangkan data tercatat adalah, jenis barang : tanah bangunan Pendidikan dan Latihan. Kode barang : 1.3.1.01.001.004.002. Register : 000002. Luas : 2.623 m2. Letak : Kampung kota Lintang Atas, Kecamatan Kota kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang,"ungkapnya. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini