-->

Masa Pandemi, Sumut Ekspor 111 Ton Jagung Manis

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan kembali mengapresiasi pelaku usaha di sub sektor tanaman pangan asal Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berupa jagung manis yang telah berhasil meningkatkan volume ekspornya di  pasar ekspor.

Kepala Karantina Pertanian Belawan, Hasrul mengatakan permohonan sertifikasi untuk ekspor jagung manis di Karantina Pertanian Belawan tercatat meningkat.  Selama semester I tahun 2020 sebanyak 111 ton dengan nilai ekonomis Rp 1,2 miliar. Sedangkan selama tahun 2019 tercatat hanya 91 ton dengan nilai ekonomis  Rp. 892 juta saja.

“Ekspor komoditas jagung manis asal Sumut ini menunjukkan hasil menggembirakan dari tahun ke tahun karena laris di pasar global, terutama pada kondisi ekonomi yang melemah akibat wabah pandemi, “ ungkapnya, Senin (10/8).

Dikatakannya, untuk memastikan produk pertanian dapat diterima di negara tujuan, secara rutin Karantina Pertanian Belawan memberikan bimbingan teknis pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari, SPS Measure, sesuai yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor.

"Jagung manis ini banyak dibudidayakan petani jagung di Kabupaten Karo,  Simalungun, Deli Serdang, Langkat dan Dairi. Biasanya diekspor dalam bentuk beku (Frozen Sweet Corn) dan digunakan di negara tujuan ekspor sebagai bahan baku industri pangan. Sedangkan negara yang rutin sebagai tujuan ekspor adalah Singapura, Malaysia dan Jepang," pungkasnya.(pp-04)
Komentar Anda

Berita Terkini