-->

Mayat Ngapung di Sungai Belumai Rupanya Warga Perbaungan

harian9 author photo
DELI SERDANG| H9
Mayat yang hanya mengenakan celana dalam warna merah maroon dan merupakan korban pembunuhan ditemukan mengapung di Sungai Belumai, Dusun 5, Simpang Papan, Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Minggu (23/8), pukul 16.00 WIB, ternyata Muhammad Zailani, 35 tahun, warga Dusun IV, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai). 

"Hasil identifikasi sidik jari mayat Mr X yang ditemukan, Minggu (23/8), jam 16.00 WIB di Sei Belumai, Kecamatan Talun Kenas, Kabupaten Deliserdang, Senin (24/8), pukul 12.15 WIB, Tim Inafis Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Deliserdang dan Inafis Ditreskrimum Poldasu, 
mengidentifikasi sidik jari mayat Mr X adalah Muhammad Zailani (35), wiraswasta, warga Dusun IV, Kecamatan Perbaungan, Kab Sergai," kata Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus kepada wartawan, Senin sore (24/8). 

Diketahui sebelumnya, mayat Mr X yang belakangan diketahui bernama Muhammad Zailani itu mengapung di aliran Sungai Belumai, Dusun 5, Simpang Papan, Desa Talapeta, Kecamatan STM Hilir, Minggu (23/8), jam 16.00 WIB. Zailani merupakan korban pembunuhan. 

Dugaan itu dikuatkan 
dikuatkan dengan kondisi korban. Saat ditemukan, terdapat luka robek di kepala dan dahi. Kemudian, paha kanan, lutut sebelah kiri, serta pinggang kiri terdapat memar.
Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus, juga membenarkannya. 

"Benar, mayat pria kembali ditemukan. Jenazah yang belum diketahui indetitasnya ini merupakan korban pembunuhan," kata Firdaus.

Jasad Zailani pertama kali diketahui beberapa anak-anak yang sedang bermain dan mandi-mandi di sekitaran lokasi penemuan. 

"Saksi (Rehulina Br Ginting) bersama temannya yang melihat ada sesosok mayat langsung turun ke Sungai aliran Belumai. 

Saat ditemukan, jenazah dalam posisi tersangkut di batu dalam keadaan telungkup," jelas mantan Kanit Ekonomi Polrestabes Medan ini.

Setelah itu, sebut Firdaus, Rehulina dan kawan-kawannya memberitahukan temuan itu kepada Kepala Desa (Kades) Talapeta, Manase Barus. 

"Kades yang menerima informasi tersebut tiba di lokasi kejadian. Setelah dicek, ternyata benar ada mayat pria. Selanjutnya, menghubungi Polsek Telun Kenas, yang tak berapa lama datang dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," sebut Firdaus. 

Mantan Kanit Bunuh Culik (Buncil) Subdit III/Jatanras Polda Sumut, menerangkan mayat pria tanpa identitas itu diperkirakan berumur 38 tahun, mengenakan celana warna marron. 

"Tim Inafis Polresta Deliserdang yang melakukan evakuasi menemukan ada luka robek di kepala serta sekujur tubuh memar. Jasadnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Medan. Untuk identitas, kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya. 

Sementara itu, Kades Talapeta, Manase Barus, mengatakan tidak ada identitas yang ditemukan pada korban, dan masyarakat sekitar juga tidak mengenal korban. "Sampai saat ini, belum ada yang mengenali mayat tersebut," ujar Manase.

Untuk diketahui pula, lima hari sebelumnya, Rabu (19/8), warga Deliserdang juga digegerkan dengan penemuan mayat dalam karung warna putih ukuran 50 kilogram di Sungai Permina, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjungmorawa.

Usut punya usut, mayat tersebut ternyata Nick Wilson alias Tisen alias Dimas, pelajar kelas II Sekolah Menengah Pertama (SMP) Galang, warga Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba, Deliserdang. 
Korban diketahui pergi dari rumah untuk membeli sarapan pagi, Sabtu (15/8). 

Dia mengendarai kereta Yamaha Jupiter Z warna orange BK 3978 SU, keluaran tahun 2007. Ada stiker Badan Narkotika Nasional (BNN) di sayap belakang kereta dan lampu drpan sebelah kiri pecah. 

Kereta tersebut hilang dan sampai saat ini tak ditemukan. Begitu pula dengan pelakunya, hingga sekarang belum juga terungkap dan tertangkap. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini