-->

Peduli Karyawannya Terhadap Covid-19, PT Aquafarm Nusantara Terus Lakukan Kerjasama Dengan Dinkes Sergai

HARIAN9 author photo


SERDANG BEDAGAI | H9
Untuk mencegah penyebaran corona virus desease atau Covid-19 dilingkungan kerjanya. Pihak PT Aquafarm Nusantara terus melakukan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai (Bedagai). Salah satunya yakni sudah menjalankan Rapit tes terhadap 2200 karyawannya beberapa waktu lalu.

Selain itu, dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 tersebut, pihak perusahaan juga telah menjalankan Prosedur Perawatan sesuai Protokol Covid-19 Kementerian Kesehatan sesuai himbauan Pemerintah.

"Untuk mencegah penyebaran covid-19 di lingkungan kerja PT Aquafarm Nusantara di Lubuk Naga, pihak Perusahaan akan terus melakukan kerjasama dengan Pihak Dinkes Sergai,"terang Kasan Mulyono, selaku Corporate and Communications Affairs Senior Manager PT Aquafarm Nusantara kepada wartawan usai menghadiri rapat dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja di Kantor Dinas Kesehatan Sergai di Sei Rampah, senin (10/8/2020).

Lebih lanjut disampaikan Kasan Mulyono, bahwa saat ini pihak perusahaan juga telah menerima hasil lengkap tes konfirmasi Program Covid-19 sukarela kedua yang dilaksanakan pada 29 - 30 Juli 2020 lalu yang melibatkan 2200 karyawan dan masyarakat sekitar lokasi fasilitas produksi perusahaan di Lubuk Naga Kecamatan Pantai Cermin.

"Kami tentu saja prihatin atas rekan karyawan dengan hasil tes positif pada tes Polymerase Chain Reaction (PCR) konfirmasi kedua. Jumlah kasus terkonfirmasi ini merupakan sebagian kecil dari 2200 karyawan dan masyarakat di sekitar fasilitas perusahaan yang telah mengikuti program tes cepat,"ungkapnya.

Dijelaskan Kasan Mulyono, bahwa sejauh ini pihak Perusahaan juga sudah merasa tenang, karena selama menjalani karantina 10 hari sambil menunggu hasil, tidak ada karyawan yang menunjukkan gejala Covid-19. Untuk terus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, pihak Perusahaan akan sepenuhnya memenuhi Protokol Covid-19 Kementerian Kesehatan dan memusatkan perhatian pada mempertahankan standar ini di tempat kerja dan memastikan penerapan penuh 100% dengan penuh keterbukaan.

"Kami akan melanjutkan operasi perusahaan dengan mengikuti Protokol Keselamatan Covid-19 secara penuh untuk melindungi keselamatan karyawan dan melindungi lapangan pekerjaan mereka dengan menghasilkan Tiliapia mutu tinggi untuk para  pelanggan. Kami juga akan terus bekerjasama dengan pihak Dinas Kesehatan untuk melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dimasa pandemi Covid-19 ini,"terang Kasan Mulyono.

Menurut Kasan, ini juga merupakan cara terbaik untuk mendukung perlindungan mata pencaharian ribuan karyawan perusahaan di masa AKB dengan secara terus menerus memperbarui Rencana Penanganan Risiko  Covid-19 dan melakukan program sukarela tes cepat Covid-19 bagi 2050 karyawan di Sumatera Utara.

Sebelumnya, dalam pertemuan yang digelar oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja setempat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai mendukung PT Aquafarm Nusantara tetap beroperasi selama pandemi Covid-19. Asalkan perusahaan ekspor ikan tipaia ini menjalankan protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Kadis Kesehatan Sergai dr Bulan Simanungkalit usai melakukan rapat dengan managemen PT Aquafarm. Kadis kesehatan mengatakan, tetap mendukung tetap beroperasinya PT Aquafarm selama pandemi Covid-19 asal melaksanakan protokol kesehatan dengan lebih maksimal. Hal itu guna mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan ekspor ikan tilapia.

"Kita dukung PT Aquafarm Nusantara tetap beroperasi asalkan protokol kesehatan mereka lakukan secara maksimal,"ungkap Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit.

Dijelaskan dr Bulan, bahwa dilaksanakannya rapid test massal terhadap seluruh karyawan dan masyarakat sekitar pabrik adalah bentuk upaya yang dilakukan PT Aquafarm untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Menurut Bulan, upaya yang telah dilakukan tersebut menjadi pertimbangan dari Dinas Kesehatan Sergai dalam mengambil keputusan untuk menutup sementara atau mengizinkan pihak PT Aquafarm tetap beroperasi.

"Keputusan kita ambil, dilihat dari beberapa sudut pandang yang dilakukan oleh pihak PT Aquafarm. Selain itu berimbas pada prekonomian masyarakat sekitar dan karyawannya," ucap dr Bulan.(WPU06)

Komentar Anda

Berita Terkini