-->

Pembelinya, dan Pengedar Sabu Ini Disergap Satresnarkoba Polres Palas

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Pembelinya (pemakai) dan Pengedar narkotika jenis sabu disergap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas (Palas) di Jalan Lintas Sumatera (jalinsum) Sumatera Utara (Sumut – Riau) tepatnya di Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Jumat (7/8/2020) sekira pukul 18.30.

Terbongkarnya kasus penyalahgunaan narkotika itu berawal dari informasi dari masyarakat ke Polres Palas.

Penangkapan keduanya berawal dari ditangkap RH (36) warga Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, Kabupaten Palas, sebagai pemakai sabu dari Jalinsum Sumut – Riau.

Petugas melakukan pengembangan terhadap RH, bahwa sabu itu diperolehnya dari seseorang berinsial AS (42) warga Desa Tambusai Barat, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Kapolres Padang Lawas, AKBP. Jarot Yusviq Andito. SIK melalui Kasat Narkoba, AKP. Agus Manimbul Butar Butar, SH. mengatakan, terungkapnya kasus pemakai dan pengedar ini, berawal dari adanya informasi dari masyarakat bawah ada seorang pemuda yang sedang membawa narkotika jenis shabu sedang berada di Jalinsum Sumut – Riau, tepatnya di Desa Sungai Korang, Kecamatan Hutaraja Tinggi.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Narkoba, AKP. Agus Manimbul Butar Butar, SH. Terus menindaklanjuti laporan tersebut, dengan menueunkan personel Satresnarkoba mendatangi lokasi keberadaan RH di Desa Sungai Korang.

“Melihat tersangka sedang berada di depan rumahnya di Jalinsum Sumut -Riau tepatnya di Desa Sungai Korang, personel Satresnarkoba langsung melakukan penyergapan dan dilakukan penggeledahan badan,” kata AKP Agus, Sabtu (8/8/2020).

Kasat mengatakan, Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti tiga bungkus plastik klip transparan berisikan shabu dengan berat 1,95 gram dan satu buah jarum.

Dari hasil pengembangan dan keterangan dari tersangka, RH mengakui sabu tersebut dibelinya dari seseorang berinsial AS warga Desa Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Diakui RH, sabu tiga paket dibelinya dari AS dengan harga Rp 900 per gram, sehingga tim melakukan pengejaran ke kediaman AS di Desa Tambusai.

Tersangka AS berhasil ditangkap di rumahnya. Saat dilakukan pengeledahan tidak ditemukan barang bukti narkotika lainya,” ujar Agus.

Kedua tersangka bersama barang bukti digelandang ke Mapolres Palas untuk menjalani pemeriksaan dan introgasi lebih lanjut.

Kedua tersangka tersebut. Dipersangkakan Pasal 114 (1) Jo Pasal 112 (1) UU RI Nomor : 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandasnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini