-->

Pemda Aceh Tamiang Akan Jaga Ketat Perbatasan Aceh

HARIAN9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
H.Mursil SH. MKn Bupati Aceh Tamiang, sekaligus sebagai Ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, melalui juru bicara Pemerintah, Aguslyiana Devita, S. STP kepala bagian Humas Sekretariat Daerah kabupaten (Sekdakab) menyatakan, seiring melonjak tajam kasus terkonfirmasi positif di Aceh umumnya dan di Aceh Tamiang khususnya, maka rencana pengetatan penjagaan perbatasan Aceh akan diberlakukan kembali dalam waktu dekat. Sabtu (08/08/2020).

"Aceh Tamiang sebagai Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara merupakan daerah strategis yang dilewati oleh setiap jenis armada dan sangat besar potensinya dalam penyebaran Covid-19. Langkah pengetatan penjagaann perbatasan guna memantau pergerakan orang yang masuk wilayah Aceh, sebagaimana di atur dalam surat edaran Gubernur Aceh nomor : 440/8966 tanggal 28 Juni 2020 tentang pengaturan pergerakan orang di perbatasan Aceh dalam masa adaptasi menuju tatanan normal baru ( New Normal) masyarakat produktif dan aman,"ungkap Devi. 

"Pemberlakuan tersebut, akan diinformasikan kembali dan bagi masyarakat Aceh Tamiang yang hendak melakukan perjalanan keluar daerah atau sebaliknya ada saudara, kolega dari luar wilayah Aceh yang hendak masuk, dimohon untuk memiliki surat tugas perjalanan Dinas dari lembaga Pemerintah, swasta, Kepala Desa dan Surat Keterangan Bebas Covid dari Instansi yang berwenang. Surat yang anda miliki harap disampaikan atau dilaporkan saat anda  melewati pos penjagaan perbatasan,"tegas Devi. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini