-->

Pemkab Aceh Tamiang Sosialisasikan Surat Edaran Gubernur 540/9186

HARIAN9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang secara simbolis mengunjungi beberapa titik lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai tindak lanjut sekaligus melaksanakan sosialisasi pemasangan sticker yang juga terkait surat edaran Gubernur Provinsi Aceh nomor :540/9186 tahun 2020, kegiatan berlangsung pada rabu (19/08/2020). 

Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Drs. Abdullah dalam kunjungan tersebut mengatakan, program penempelan stiker gratis dimulai dari tanggal 19 Agustus 2020 secara serentak di di Seluruh Wilayah Aceh Kecuali Pulau Sabang dan Simelue. Hal ini merupakan bagian dari proses launching yang akan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh di salah satu SPBU di Kota Banda Aceh,"terangnya.

"Dilatarbelakangi oleh fenomena antrian panjang yang terjadi di setiap ruas SPBU yang masih menyediakan supply Premium dan Bio Solar, hal itu berakibat pada terganggunya lalu lintas, bahkan sampai menutupi jalur Pertamax series dan Dex Series). Pemerintah Provinsi Aceh bekerjasama dengan PT. Pertamina (Persero) membuat sebuah kebijakan dalam program Stickering for JBT/JBKP Customer dengan tujuan untuk menjadikan lingkungan lebih baik sekaligus penertiban antrian kendaraan agar tidak terkesan kelangkaan produk Bahan Bakar Minyak (BBM),"jelas Abdullah. 

Kesempatan yang sama, Kabag Ekobang Nur Asmah, SE, Ak  menambahkan, sesuai data yang diterima bahwa stiker tersebut akan dibagikan sebanyak 156.000, terdiri dari 71.000 stiker premium dan 85.000 stiker solar subsidi untuk seluruh Wilayah Aceh. Adapun stiker tersebut dicetak dalam dua versi dengan kata-kata yang sangat menyentil. Stiker dengan versi kendaraan pengguna premium dikonsep dengan kalimat “ Bukan Untuk Masyarakat Yang Pura-Pura Tidak Mampu”, sementara kendaraan pengguna Solar Subsidi dikonsep dengan kalimat “Subsidi Untuk Rakyat, Bukan Untuk Para Penimbun Yang Jahat”. Kalimat tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi Kuota JBT/JBKP agar terkendali baik tingkat Nasional maupun tingkat daerah,"tegasnya.

"Sosialisasi ini akan dilakukan selama satu minggu, dengan aturan disetiap SPBU Pertamina akan disiagakan satu aparat Kepolisian dari Polsek atau Polres terdekat, satu orang pengawas SPBU, satu orang petugas lapangan dan pengawas dari Pemerintah Daerah,"jelas Asmah.

Pada kegiatan pemasangan stiker tersebut, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Tamiang Drs. Abdullah didampingi Kabag Ekonomi dan Pembangunan Nur Asmah, SE, Ak, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Rafe’i, SE, dan Kadis Sosial M. Alijon, SE, yang secara simbolis memasangkan stiker tersebut pada kendaraan roda empat atau lebih melalui sebuah persetujuan dipasang di atas depan kaca mobil kendaraan dan akan dijadikan sebagai dasar diperbolehkannya operator SPBU mengisi Premium ataupun Bio Solar kesetiap kendaraan. (WD-013). 

Komentar Anda

Berita Terkini