-->

Polisi Belum Bisa Pastikan Penyebab & Identitas Mayat Dalam Karung

HARIAN9 author photo
DELI SERDANG| H9
Polisi belum berani memastikan apakah mayat dalam karung putih ukuran 50 kilogram di Sungai Permina, Kebun London Sumatera (Lonsum), Dusun V, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu lalu (19/8), adalah korban pembunuhan atau tidak.

"Kita belum bisa memberi keterangan, karena masih menunggu hasil otopsi. Setelah hasil otopsi keluar, baru bisa dipastikan penyebab kematian korban," kata Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tanjungmorawa, Ipda Dimas Adit Sutono yang dikonfirmasi wartawan, Kamis (20/8). 

Sementara Kasat Reskrim Polresta Deliserdang, Kompol Muhammad Firdaus soal identitas korban, juga belum bisa memberi jawaban pasti. "Mohon waktu, anggota masih lidik (penyelidikan)," katanya kepada wartawan di Grup WhatsApp (WA). 

Diketahui sebelumnya, sesosok mayat diduga kuat korban pembunuhan terbungkus karung putih ukuran 50 kilogram di Sungai Permina, Kebun London Sumatera (Lonsum), menghebohkan warga Dusun V, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Rabu siang (19/8). 

Ngerinya lagi, kepala mayat pria tanpa identitas itu sudah tinggal tengkorak. Setelah karung dibuka, tubuh korban yang mengenakan kaos lengan panjang merek Bos warna biru, celana panjang keper warna coklat, cincin besi di jari manis tangan kanan tersebut sudah membengkak. Dugaan kuat, korban sudah tewas dan terendam di sungai tersebut sejak sepekan lalu.

Korban pertama kali ditemukan Suhartono (26), warga sekitar, bonjor (pencari pasir). 

"Pukul 11.30 WIB tadi, saya lagi nyari pasir. Tiba-tiba kok saya nyium bau bangkai, kupikir bangkai binatang. Terus, saya carilah sumber bau itu. Rupanya, saya tengok kok ada karung. Di karung itu ada tengkorak manusia. Jadi, badannya di dalam karung, kepalanya di luar. 
Karung itu sampai di lehernya aja. Posisinyq mengambang di pinggir sungai," terang Suhartono.

Kaget dengan temuan itu, Suhartono lantas memberitahukannya ke salah seorang karyawan kebun Lonsum yang kebetulan sedang memanen sawit. "Dari situ, langsung diteruskan ke pihak Lonsum. Barulah ramai masyarakat datang, terus polisi pun datang juga," imbuhnya.

Sementara, warga sekitar menduga kuat, mayat tersebut merupakan korban pembunuhan. 
"Iya, ada korban pembunuhan katanya. Mayatnya laki-laki di dalam goni," sebut beberapa warga yang ditanya wartawan.

Personel Reskrim Polsek Tanjungmorawa bersama Satuan Reskrim dan Inafis Polresta Deliserdang, yang tiba di lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi korban.

"Tidak ditemukan kartu identitas korban. Saat karung kita buka, di dalamnya ada baru koral sekitar 10 sampai 15 kilogram. Batu itu mungkin supaya mayat korban ini tenggelam. Sejauh ini, kita masih melakukan penyelidikan," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungmorawa, Ipda Dimas Adit Sutono kepada wartawan di lokasi kejadian.

Ditambahkan Dimas, untuk mengetahui penyebab tewasnya korban, pihaknya membawa jasad pria tanpa identitas itu ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Medan, untuk diotopsi.

Pantauan di lokasi, temuan mayat dalam karung tersebut memantik rasa ingin tahu warga sekitar yang berkerumun di tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 16.10 WIB, jasad korban dibawa mobil patroli Polsek Tanjungmorawa keluar dari lokasi untuk diotopsi ke RS Bhayangkara, Medan. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini