-->

Pujakusuma Medan Laporkan Pengrusakan Plang

HARIAN9 author photo
MEDAN| H9
Sekretaris Pujakesuma Kota Medan, Adep Prabudi  mengatakan bahwa pada hari Jumat kemarin pukul 13.30 pihaknya ke Polsek Medan Sunggal dengan membuat pelaporan pengrusakan yang dilakukan oleh oknum suruhan.

Dalam kronologis laporan pengrusakan terjadi sebanyak 2 kali, Plang yang bertuliskan “mohon doa dan dukungan pembangunan masjid dan pantiasuhan Pujakesuma” di jalan Kirab Remaja desa sei Selayang  dusun V kali Rejo Kecamatan Sunggal Deliserdang di rusak oleh orang yang suruhan sebanyak 2 kali pada selasa siang(10/8) kemudian di pasang kembali oleh anggota satgas namun pada hari Kamis (13/8) Pukul 00.08 wib di rusak dan di cabut kembali bahkan bendera yang terpasang juga di buang ke lubang sampah. Hal tersebut terungkap dalam laporan kepolisian. 
Yudi sekretaris satgas Pujakusuma Medan yang sekaligus Panitia pembangunan menyatakan Rencana diatas tanah seluas 3 hektar yang di beli oleh pengurus di bulan Juli 2020 tersebut akan di bangun Fasilitas umum berupa masjid dan pantiasuhan dan sarana pendidikan dari TK sampai SMK bagi masyarakat miskin khususnya keluarga pujakesuma di kawasan sunggal yang terdampak COVID19 dan sambil pembangunan di jalankan direncanakan akan di gunakan untuk tanaman palawija sebagai bentuk ketahanan pangan warga. 

Dan di jadwalkan Boby Nasution bakal Calon Walikota Medan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan yang direncankan pada tanggal 16 Agustus, namun Karena inseden tersebut di ungkapkan oleh Muhammad Rizal selaku kepala markas satgas Acara tersebut akan di undur selama 2 minggu  menunggu titik terang kasus ini dan kondisi kondusif.

"Kondisi kondusif menjadi pertimbangkan di undurnya kegaiatan peletakan batu pertama yg rencana awal tanggal 16 di undur ke di bulan September adalah bentuk kepercayaan kita Kepada pihak kepolisian untuk dapat menyelesiakan kasus ini," ungkap beliau.

Sekjen Pujakesuma Dr.Abdianto.M.Si ketika di konfirmasi berkaitan dengan kasus ini,  berang dan menyambut  hanya mereka yang tak ber ketuhanan yang tidak menyetujui dan menghalang-halangi rencana mulia ini.

"Saya berharap pihak kepolisian segera memperoses insiden ini dan segera mengungkap aktor dari perusakan untuk menghindari tindakan anarkis yg mungkin dilakukan oleh warga Pujakusuma yg marah akan teristimewa yang dapat merusak ketenangan dan ke tentraman warga yang hidup berdampingan secara damai," ungkapnya.

Sebelumnya satgas pujakesuma pada malam kejadian sempat mengamankan  2 orang terduga yang melakukan pengrusakan namun di lepas Karena yg bersangkutan mengaku hanya orang suruhan dari seorang pimpinan ormas yang ada desa sei semayang dan Pada saat kejadian turut diamankan 1 Unit speda motor, BK 3419 ADV.

"Setelah di mintai keterangan pelaku di lepas dan di buat laporan kepada pihak kepolisian sebagai bentuk kepatuhan terhadap hukum," ungkap Adep Prabudi dan Muhammad Rizal saat usai membuat laporan di Polsek Sunggal. (pp-04)
Komentar Anda

Berita Terkini