-->

Razia Pekat, Polres Palas Amankan Pengedar, Pemilik, Pelayan Kedai Tuak

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Meski razia penyakit masyarakat (Pekat), Judi, Minuman Keras (Miras), dan Pekerja Sek Komersial (PSK)  dalam dua bulan terakhir ini, yang terus dilaksanakan Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres), Kabupeten Padang Lawas (Palas).

Namun, peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Palas terbukti masih ada. Oleh karenanya, Polres Palas, melalui Satuan Sabhara menggelar razia peredaran dan penjualan minuman keras (miras) yang tersebut diatas, ke sejumlah tempat di wilayah Kecamatan Sosa, Hutaraja Tinggi, Kecamatan Aek Nabara Barumun dan Barumun Tengah. Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). yang di mulai Kamis (27/08/2020 dan Jum'at (28/08/2020).

Kapolres Padang Lawas, AKBP. Jarot Yusviq Andito, SIK melalui Kasat Sabhara, AKP. Muhammad Husni Yusuf, SH. membenarkan adanya penangkapan pengedar tuak, pemilik kedai dan pelayannya, pada saat razia Pekat, yang dilaksanakan selama dua hari berturut itu.

Kasat Sabhara Polres Palas , Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Husni Yusuf, SH. mengatakan, pihaknya akan gencar melaksanakan operasi atau razia, dengan sasaran minuman keras, Judi,  dan prostitusi (Pekerja Sek Komersial) serta lainnya yang mengganggu ketertiban juga kenyaman masyarakat.

"Selain itu, Kegiatan ini sebagai rangkaian pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), dan Guna menanggapi Oetaturan Daerah (Perda) Kabupaten Padang Lawas Nomor, 07 Tahun 2015 Tentang Pengendalian, Pengawasan dan Penertiban Minuman Beralkohol, sekaligus untuk meminimalisir aksi kriminalitas," tambah Kasat Sabhara, AKP Muhammad Husni Yusuf, SH.

Masih lanjut Kasat Sabhara, dari kegiatan itu saat patroli rutin Sat Sabhara mencurigai dua orang warga membawa minuman keras tanpa izin  berupa tuak, pada hari Kamis (27/08/2020) sekira pukul 03.00 wib, dilokasi pertama yang didatangi yaitu tersangka berinisial CPH, di Jalan Lintas Riau di Desa Hutaraja Lama, Kecamatan Sosa, dari lokasi itu petugas berhasil mengamankan Barang Bukti diantaranya, tujuh Buah Jerigen berwarna putih berisikan tuak, dua Buah Jerigen berwarna Biru dan satu Jerigen Berwana Putih (Kecil). Sebutnya.

Dilokasi kedua yang berada di Jalan Lintas PT. Bukit Udang, Kecamatan Hutaraja Tinggi, dari lokasi itu, Milik EL petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak dua Buah Jerigen berwarna putih berisikan tuak, empat Buah Jerigen berwarna Biru, dan dua Jerigen Berwana Putih (Kecil).

Untuk Razia hari ini Jumat, (28/08/2020) Di dua lokasi yaitu, di lokasi Kedai Tuak Akasia Di Desa Ulu Gajah, Kecamatan Barumun Tengah milik S, dilokasi tersebut petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak satu Botol Bir Putih Merk Bintang, satu Botol Bir Hitam Merk Guinness, dan dua Orang Perempuan Anggota/Pelayannya warung milik dari S, Yang berinisial A dan Y.

Selanjutnya, ditempat E dan A lokasi kedai Tuaknya juga berada di Akasia desa Ulu Gajah, dan di lokasi tersebut anggota juga berhasil mengamankan barang bukti  sebanyak satu buah Ember berwarna Abu berisikan Tuak, satu buah Jerigen kosong Berwarna biru, dan dua 
buah teko (ceret). Kata Kasat Sabhara polres Palas.

Dari hasil razia itu, Pemilik warung/kedai, pelayan dan seluruh barang bukti yang didapat petugas, saat ini telah diamankan di Mapolres Palas, dan untuk para pelaku dipersangkakan dengan melanggar Pasal 03 Ayat (2) Perda Kabupaten Padang Lawas Nomor 07 tahun 2015. Tentang Pengendalian, pengawasa dan penertiban minuman beralkohol. Terangnya.

Pihaknya juga berharap, peran serta warga masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pemberantasan penyakit masyarakat yakni dengan melaporkan tempat-tempat yang disinyalir menjual miras, prostitusi atau adanya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Serta lainnya.

Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Palas No 07 Tahun 2015 tentang pengendalian, pengawasan dan penertiban minuman beralkohol. “Kedua tetsangka pemilik tuak dan pemilik kedai tuak melanggar Pasal 03 ayat (2) Perda 07 Tahun 2015 tentang Pengendalian, Pengawasan dan Penertiban Minuman Beralkohol, “ujar Yusuf.

"Karena seringkali minuman keras menjadi awal pemicu terjadinya terjadinya kriminalitas," Pungkas, Kasat Sabhara, AKP Muhammad Husni Yusuf, SH.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palas memberikan siraman rohani kepada pemilik kedai tuak dan pelayan yang terjaring razia pekat Sat Sabhara Polres Palas guna meningkatkan kesadaran yang melanggar norma agama dan peraturan pemerintah.(WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini