-->

Salah Satu SMP di Tanjungpura Diduga Ada Pungli Dana UNBK

HARIAN9 author photo
LANGKAT | H9
Dimasa Pademi Covid 19 yang saat ini lagi menyerang negara kita, semua tempat aktivitas yang ramai dilarang dan batasi serta banyak mengurangi kegiatan oleh kepemerintahan agar bisa menghindari terjadinya penularan pencegahan dampak virus corona yang telah banyak menelan korban.

Tapi sayang, musibah yang sedang di hadapi tersebut, sebagian oknum instansi menjadikan kesempatan untuk mencari keuntungan pribadi menari diatas penderitaan orang yang bisa dibodohinya.

Seperti kejadian disalah satu instansi pendidikan yang terletak di Desa Lalang Kecamatan Tanjungpura. Oknum Sekolah SMP tersebut diduga melakukan Pungli (Pungutan Liar) terhadap murid kelas 3 dengan alasan keperluan untuk biaya UNBK (Ujian Nasional Belajar Komputer) sebesar Rp.100.000 permurid sebanyak 64 orang.

Keterangan dari salah satu orang tua wali murid, Piyan (55) warga Desa Pantai Cermin mengatakan anaknya yang mau tamat kemarin sekolah di SMP Kecamatan Tanjungpura tersebutdiminta duit sebesar Rp 100.000 untuk UNBK oleh sekolah melalui Ketua Komite. Pada hal atas Intruksi bapak Presiden Republik Indonesia, yang sempat dilihat melalui televisi.

"Bahwa di masa pademi covid 19 seluruh siswa,siswi, mahasiswa dan mahasiswi wajib diliburkan,Bahkan dijanjikan lulus semua tempa adanya UNBK menghindari dampak dari serangan virus corona,"sambung Yan.

"Kenapa sekolah itu mengutip uang UNBK, bahkan ketika ditanya kepada Ketua Komitenya dia tidak bisa mempertanggung jawabkan kemana dana tersebut dipergunakan,"ujarnya.

Malah istrinya ikut campur dalam permasalahan dan hingga angkat bicara kepada orang tua wali murid, uang itu sudah habis digunakan untuk sewa komputer serta untuk penjaga malam,"ujar istrinya.

"Harapan para orang tua wali murid, meminta kepada pimpinan sekolah dan ketua komite SMP Negeri 3 Tanjungpura, agar mengembalikan uang UNBK kepada kami,"Ujar Piyan  kepada wartawan.(WD012)
Komentar Anda

Berita Terkini