-->

Warga Padangsidimpuan Ditemukan Tewas Nyaris Membusuk

HARIAN9 author photo
PADANGSIDIMPUAN| H9
Warga Jalan Makmur Gang Maduma 6 Ling IV Kelurahan Sitamiang Baru Lingkungan 4 Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan digegerkan dengan penemuan jasad pria dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan kondisi jasad korban nyaris membusuk, Rabu (12/08/2020), sekira Pukul 23.00 Wib.

Korban bernama Edi Frikrina Sanjaya Siregar (42), yang sehariannya bekerja sebagai wiraswasta pertama kali  ditemukan okeh tetangga korba Ibu Reza (30) sudah meninggal dunia di dalam rumah kontrakan yang ditempati korban. Sementara menurut pihak keluarga korban, korban diduga memiliki riwayat penyakit akut yakni penyakit asma atau paru-paru.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini, SIK, MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP. Bambang Herianto, SH, Kamis (13/08/2020), membenarkan adanya penemuan jasad korban yang meninggal dunia di rimah kontrakan yang ditempati korban.

" Saat ditemukan, keadaan korban pada saat di ditemukan memakai celana keper warna hitam, tidak memakai baju., keadaan tidur telentang tanpa menggunakan baju, kondisi wajah telah hitam dan mata melotot, pada bagian badan mayat telah membengkak dan bau busuk, tidak ada di temukan nya benda tajam d sekiar mayat dan tidak ada ditemukan nya tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh mayat, " ujar Kasat.

Menurut Kasat, adanya penemuan jasad korban yang kondisinya nyaris membusuk dan sudah menimbulkan bau tersebut berawal saat petugas piket fungsi Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang warga masyarakat bahwa dari rumah kontrakan yang ditempati korban tercium aroma bau busuk.

Atas laporan warga tersebut, personil yang sedang piket dari Sat Reskrim bersama piket fungsi Polres Padangsidimpuan mendatangi rumah kirban yang  di ketahui tinggal sendirian dan saat pintu rumah korban di buka, perugas menemukan mayat korban yang telah mengeluarkan bau busuk.

Petugas kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan melibatkan tim
Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Padangsidimpuan dan dari hasil pemeriksaan jadad korban, tidak ditemukannya tanda-tanda  kekerasan yang mana pengecekan tersebut di saksikan oleh pihak kelurga.

Setelah dilakukan pengecekan terhadap jadad kirban, diketahui dari keluarga bahwa korban mengidap penyakit paru-paru yang di deritanya semasa hidupnya dan di tambah korban suka meminum air nira  keseharian nya dan pihak keluarga menyatakan bahwa korban meninggal wajar di karnakan penyakit yang dideritanya. Selanjunya jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Padangsidimpuan sesuai dengan kesepakatan keluarga.

" Pihak keluarga korban juga telah membuat pernyataan dan permohonan agar jasad korban tidak perlu dilakukan visum dan  otopsi dan pihak keluarga korban juga menyatakan tidak keberatan atas meninggalnya korban,  " terang Kasat. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini