-->

6179 KPM PKH Di Kabupaten Paluta Akan Terima Bansos Beras

HARIAN9 author photo
PALUTA|H9
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial kembali memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian akibat dampak Covid-19. 

Program bansos beras yang diluncurkan ditujukan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Ongku Bangsawan Harahap SSos melalui 

Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Mukhtar Leo Harahap 
didampingi Koordinator PKH Kabupaten Paluta Irdan Hidayat Harahap, Jumat (25/9).

“Untuk Kabupaten Paluta, sebanyak 6179 KPM dari PKH yang akan menerima bantuan beras jaringan pengaman sosial dari Kemensos,” ujarnya.

Dikatakannya, bansos tersebut merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang setiap KPM menerima beras kualitas medium sebanyak 15 kilogram per bulannya sepanjang Agustus-Oktober 2020.

Adapun penyaluran pada bansos pada bulan September 2020 ini atau tahap I akan sekaligus mencakup penyaluran bulan Agustus 2020. Sehingga pada periode ini setiap KPM menerima 30 kilogram beras sekaligus. Sementara dalam penyaluran bansos selanjutnya atau tahap II pada Oktober 2020 setiap keluarga penerima manfaat masing-masing akan menerima beras sebanyak 15 kilogram.

"Bansos Tahap I dijadwalkan akan disalurkan pada bulan September, dengan setiap penerima mendapatkan beras seberat 30 kg dan memiliki kualitas sedang (medium). Untuk tahap II akan di distribusikan bulan Oktober, dengan setiap KPM dari PKH mendapatkan 15 kg beras," jelasnya.

Untuk jasa pengangkut/transporter telah ditunjuk oleh Kemensos RI yakni pihak Bhanda Ghara Reksa (BGR) untuk melakukan pendistribusiannya sampai titik bagi kepada keluarga penerima manfaat.

Leo menambahkan, sekitar 185 ton beras yang akan disalurkan di kabupaten Paluta dengan titik bagi 25 tempat yang tersebar diseluruh wilayah kabupaten Paluta.

“Untuk daftar penerima bantuan beras ini menggunakan data KPM PKH pada triwulan ke III atau data sejak bulan Juli 2020,” terangnya.

Untuk saat ini, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan pihak Perum Bulog dan pihak transporter untuk penjadwalan dan tekhnis penyaluran.

Ia berharap nantinya pemberian bantuan ini akan berjalan cepat, lancar dan tepat sasaran dan program ini adalah salah satu upaya Pemerintahan RI dalam mengurangi dampak Covid-19 bagi masyarakat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Bulog dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan penyalurannya,” pungkasnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini