-->

Bupati Palas Buka Acara Pelatihan Markobar Adat

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Bupati Padang Lawas ( Palas) H. Ali Sutan Harahap, yang diwakili oleh Asisten III, Bagian Pemerintahan, Ali Irfan Hasibuan, S.Pd, MM membuka acara pelatihan markobar adat tingkat Kabupaten Padang Lawas yang bertujuan melestarikan dan menanamkan nilai-nilai norma tentang adat. Yang pertama untuk kaum ibu-ibu yang digelar Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Palas.

Pelatihan sidang adat yang dilaksanakan di Aula Hotel Syamsiah, Jalan Untung Surapati, Lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diikuti 100 orang lebih peserta dari seluruh kecamatan se Kabupaten Palas.

Selain Asisten III Setdakab Palas, Ali Irfan Hasibuan SPd, MM Hadir di acara pelatihan Markobar Adat, itu antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Disdikbud) Kabupaten Palas, Hj Rosidawati Suryani SPd, dan Jajarannya. Ketua BPA Kabupaten Palas Sutan Parlindungan Hasibuan, Sekretaris Raja Sulung Hasibuan, Darwin Hasibuan dan sejumlah pengurus pemangku adat dan peserta.

Kegiatan pelatihan berkaitan tentang tata cara sidang adat, tutur poda sampai paho patik, paho uhum, paho ugari dan paho ujaran serta mengulas norma-norma hukum yang ada tentang adat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Disdikbud) Kabupaten Palas, Hj Rosidawati Suryani SPd mengatakan kegiatan pelatihan Markobar adat dapat meningkatkan pemahaman tentang adat budaya kita yang tidak terlepas dari kehidupan kita sehari -hari, pelatihan markobar adat itu dalam rangka melestarikan kebudayaan adat istiadat daerah.

Untuk lebih mendalami pemahaman danbmelestarikan adat budaya sehingga pemerintah mengadakan pelatihan markobar adat bagi masyarakat, untuk pelatihan yang pertama ini buat kaum Ibu-ibu ,”katanya.

Karena dalam Markobar adat itu tidak terlepas dari kehidupan kita didaerah Kabupaten Palas ini tidak terlepas dari kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat khususnya di Kabupaten Palas.

Rosidawati juga berpesan kepada peserta yang mengikuti pelatihan Markobar adat dapat menanamkan, sekaligus mewarisi ke generasi muda di daerah ini dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengedepankan nilai kearifan lokal dalam mewujudkan pemahaman bagi masyarakat.

Kadis Disdikbud Palas ini juga menambahkan, kegiatan Markobar adat untuk melestarikan kebudayaan dan menanamkan nilai adat dan kebudayaan kepada masyarakat Palas dengan berpatokan pada Dalihan Natolu (Mora, Anakboru dan Kahanggi). Kegiatan mengusung tema “Melesatarikan Budaya Sesuai Visi Misi Kabupaten Palas Berbudaya". Sebutnya.

Selain itu, kepada peserta yang mengikuti pelatihan markobar adat, dapat menanamkan sekaligus mewarisi ke generasi muda di daerah ini dalam melestarikan budaya bangsa dengan mengedepankan nilai kearifan lokal dalam mewujudkan pemahaman bagi masyarakat," jelasnya.

Markobar adat ini, kata dia, dengan berpatokan pada Dalihan Natolu (Mora, Anakboru dan Kahanggi) melalui tema "Melesatarikan Budaya sesuai visi misi Kabupaten Palas Berbudaya".

Asisten III Setdakab Palas, Ali Irfan Hasibuan SPd, MM  mengharapkan dengan adanya pelatihan Markobar adat ini sebagai bentuk mengasah wawasan tentang pemahaman adat istiadat daerah

Momen ini dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus berlatih dengan baik sehingga kualitas markobar ini semakin eksis dalam rangka melestarikan kebudayaan adat istiadat daerah kabupaten Palas,”kata Ali Irfan.

Ali Irfan berharap kepada peserta supaya mengimplementasikan kepada masyarakat di desa masing -masing. “Utusan desa yang hadir sebagai peserta hari ini sebagai penyambung lidah untuk mengajari masyarakat tentang cara Markobar adat sesuai ketentuan adat, “harapnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini