-->

Bupati Resmikan Kampung Bina Mandiri Lapas Kelas IIB Kualasimpang

HARIAN9 author photo
ACEH TAMIANG| H9
Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M.Kn didampingi  Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Aceh Zulkifli, SH, MH meresmikan Kampung Bina Mandiri bagi Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kualasimpang pada Kamis (03/09/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tamiang mengatakan, kami sangat mendukung program Lapas Kelas II B Kualasimpang dalam memberikan edukasi kepada WBP. Pengembangan kreatifitas ini, nantinya dapat menjadi modal dan bekal dikemudian hari. Kami juga berharap kepada Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Aceh, agar dapat memberi perhatian lebih untuk Lapas Kelas II B Kualasimpang yang saat ini sarana dan prasarananya kurang memadai,"terangnya.

“Perlu diketahui bahwa selain merupakan wadah pembinaan bagi WBP, Lapas juga memiliki fungsi sebagai lembaga pendidikan dengan memberikan program pembinaan kerohanian dan kemandirian. Jadi Lapas ini tidak serta merta hanya menampung orang-orang yang melanggar hukum, namun juga para WBP diberikan edukasi, agar ketika kembali ke masyarakat dapat menjadi insan yang lebih baik lagi,"ungkap Bupati.

Kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kelas IIB Kualasimpang Davy Bartian Bc.Ip.,S.Sos.,MM. dalam laporannya mengatakan, Kampung Bina Mandiri dibuat sebagai wadah edukasi bagi WBP dalam tiga klaster, yaitu  pertanian,  peternakan dan  perikanan,"jelasnya.

"Kampung Bina Mandiri bagi WBP ini, juga merupakan bentuk dukungan kepada Pemerintah Daerah dalam menjalankan program ketahanan pangan selama pandemi Covid-19, serta sebagai sarana asimilasi dan edukasi yang dikembangkan oleh pihak Lapas. 

“Kampung Bina Mandiri ini telah berhasil dikembangkan, saat ini  sudah ada kolam ikan, kebun sayur bahkan juga ada ternak bebek. Tentunya para WBP diberikan pelatihan terlebih dahulu dengan dua tahapan, yakni pemberian bekal kepribadian dan kemandirian. Pokok penting dari kegiatan ini ialah memberikan bekal kepada WBP untuk dapat menerapkan ilmu yang diperolehnya nanti saat telah selesai menjalani hukumanhukuman,"terang Davy. 

Kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Hukum dan HAM Aceh dalam sambutannya mengatakan, pada hakikatnya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai insan yang harus diperhatikan dengan baik, dan manusiawi dalam sistem pembinaan terpadu,"terangnya.

“Tentunya dalam hal ini, Lembaga Permasyarakatan tidak bisa berdiri sendiri dan harus menerapkan pola terpadu, dan  yang telah dilakukan selama ini, tidak terlepas dari kerjasama dengan Instansi Vertikal dan pihak Pemerintah,”jelas Zulkifli. 

Usai penyampaian beberapa sambutan, dilanjutkan dengan  penandatanganan lrasasti Kampung Asimilasi dan Edukasi oleh Bupati Aceh Tamiang bersama Kakanwil Kemenkumham Aceh Zulkifli, SH, MH. Selanjutnya Bupati, beserta unsur Forkopimda Aceh Tamiang melepas bibit ikan di areal kolam ikan Lapas Kelas IIB Kualasimpang.

Turut hadir dalam acara tersebut, unsur Forkopimda Aceh Tamiang Ketua Badan Narkotika Nasional Aceh Tamiang, Kepala LP Kelas IIB Langsa, Kepala LP Kelas IIB Idi, Kepala Lapas Narkotika Langsa, para Kepala BUMN, pimpinan Instansi Vertikal, rekan pers, dan tamu undangan lainnya. (WD-013). 
Komentar Anda

Berita Terkini