-->

Dinkes Paluta Lakukan Rapid Test Bagi Tenaga Kesehatan

HARIAN9 author photo
PALUTA| H9
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan rapid test kepada sejumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Paluta.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Paluta dr Sri Prihatin Harahap didampingi Kabid P2P dr Afrida Henny Simamora, Jumat (11/9).

Dikatakannya, pelaksanaan Rapid Test atau metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yaitu IgM dan IgG yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus Corona adalah sebagai bentuk dari  upaya yang dilakukan pemerintah kepada seluruh tenaga kesehatan yang ada di wilayah Kabupaten Paluta agar tidak tertular atau menjadi media penularan Covid-19.

“Rapid Test kita laksanakan kepada tenaga kesehatan terutama dengan petugas pelayanan yan berhubungan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Lanjutnya, pelaksanaan Rapid Test ini dilakukan terhadap tenaga kesehatan yang bertugas dibidang pelayanan diseluruh Puskesmas yang ada diwilayah kabupaten Paluta serta petugas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Paluta desa Aek Haruaya.

Ia memastikan, GTPP Covid-19 kabupaten Paluta dalam hal ini Dinkes akan melakukan pemeriksaan berkala kepada petugas kesehatan khususnya yang melakukan pelayanan langsung terhadap masyarakat serta ia mengingatkan petugas agar semakin berhati-hati dalam memberikan pelayanan.

“Tenaga kesehatan harus tetap menerapkan SOP dan protokol kesehatan secara baik dan benar dalam melakukan pelayanan agar jangan sampai menjadia media penularan virus,” tegasnya.

Ia juga menghimbau masyarakat yang berobat ke Puskesmas atau RS juga harus menyampaikan informasi secara benar dan detail terkait keluhan dan riwayat perjalanan.
Dengan begitu, petugas medis dilapangan dapat segera melakukan penanganan jika pasien terindikasi terpapar Covid-19.

Senada, Kabid P2P dr Afrida Henny Simamora menyebutkan Rapid Test dilakukan kepada seluruh tenaga kerja kesehatan khususnya yang melakukan pelayanan untuk meminimalisir penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Kabupaten Paluta.

“Saat ini kita masih terus melakukan RT kepada tenaga kesehatan. Sementara ini, ada 5 orang yang reaktif dan 3 diantaranya sudah keluar hasil Swab Test dengan hasil negatif. Sedangkan yang 2 lagi masih menunggu hasil Swab Test nya,” jelasnya.

Katanya, Rapid Test ini dilakukan dengan tujuan karena tim kesehatan adalah garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan juga tenaga kesehatan sering kontak langsung dengan masyarakat sehingga perlu juga memastikan mereka tidak terpapar.

Dijelaskannya, bagi petugas kesehatan yang reaktif akan diberlakukan isolasi mandiri kepada yang bersangkutan sesuai dengan aturan yang ditetapkan sebelum hasil Swab Test nya keluar dan dinyatakan negatif.

“Tenaga kesehatan yang melakukan pelayanan yang selalu berkontak langsung atau berhadapan langsung dengan masyarakat, dan pastinya sebagai tenaga kesehatan yang melakukan pelayanan berkontak langsung dengan pasien,” pungkasnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini