-->

Kepergok Nyuri CB150R, Duo Maling Nyaris Mati Digebuki Mass

HARIAN9 author photo
DELI SERDANG| H9
Dua pencuri kereta berdarah-darah dan nyaris mati digebuki massa di Dusun II, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjungmorawa, tak jauh dari Markas Brimob Detasemen II A Tanjungmorawa, Jalan Sultan Serdang, Selasa malam (1/9), pukul 21.30 WIB.

Nyawa Erwin Efendi Lubis (27), warga Pasar I, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Medan Tembung dan YA alias Yudi (19), warga Pasar V, Gang Salak, Kecamatan Medan Tembung, terselamatkan setelah kedua maling kereta itu diamankan personel Brimob Tanjungmorawa.

Begini ceritanya! Malam itu, pukul 21.30 WIB, korban, Muhammad Fadhli Lubis (28), warga Dusun II, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjungmorawa, memarkirkan kereta Honda CB150R warna putih BL 5204 TP di teras rumahnya. Korban sendiri saat itu sedang di dalam rumahnya, bersama istrinya, 

Mitra Maharani Syahara dan anak mereka.

Lantas, datang kedua berboncengan mengendarai kereta Honda Beat warna hitam tanpa pelat.

Korban yang tengah asyik bercengkerama, tiba-tiba pikirannya tak tenang. Dia pun keluar rumah untuk cari udara segar. Baru selangkah di teras rumah, korban langsung terhentak ketika mendapati kereta kesayangannya sudah raib.

Celingak-celinguk, korban melihat kedua pelaku berusaha membawa keretanya. Salah seorang pelaku, naik kereta mengiringi satu pelaku lain yang mendorong kereta korban.

Seketika, korban berteriak sekencang-kencangnya. Sedetik kemudian, warga langsung berhamburan. Kedua pelaku pun tertangkap massa. Entah siapa yang memulai, massa langsung menggebuki kedua pelaku hingga nyaris wassalam.

Aksi main hakim sendiri itu mereda setelah sejumlah personel Brimob Detasemen II A Tanjungmorawa, datang ke lokasi mengamankan kedua pelaku.

"Saat di tempat kejadian perkara (TKP), pelaku dimassa dan diamankan personel Brimob Detasemen II A, Jalan Sultan Serdang. Saat kejadian tidak jauh dari markas Brimob," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjungmorawa, Ipda Dimas Adit Sutono kepada wartawan, Selasa (2/9).

Lebih lanjut, Dimas menjelaskan, kereta Honda Beat warna hitam tanpa pelat yang dikendarai kedua pelaku, merupakan kereta curian yang juga dicuri di sekitaran lokasi. "Keretanya (Honda Beat) juga curian seminggu lalu dari sekitaran tempat kejadian perkara," sambung Dimas.

Tersangka Erwin Efendi Lubis, juga pernah ditahan karena menjadi penadah kereta curian. Dia ditahan di Polres Sersangbedagai (Sergai). "Sudah pernah ditahan, sebagai penadah kereta curian di Polres Sergai. Dia warga Tembung, tapi nyewa di Namorambe. Baru tiga bulan. Alasannya mencuri kereta, untuk bayar uang kontrakan. Tersangka Yudi Alfaridho, diajak oleh tersangka Erwin Efendi Lubis," sebut Dimas.

Dari hasil pemeriksaan pula, istri Erwin Efendi Lubis, diduga mengetahui suaminya yang bekerja sebagai maling kereta. Karena dari kotak masuk di hape Erwin, ditemukan pesan singkat istrinya, beberapa saat sebelum Erwin beraksi. "Ada short message service (SMS) istrinya, bilang ayah, hati-hati jaga diri," kata Dimas menyebutkan isi SMS istri Erwin. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini