-->

Marzuki, Hafidz 30 Juz Al-Quran Asal Palas yang Butuh Biaya

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Marzuki Hafiz Alhamdani, (20), merupakan seorang warga asal  Desa Tanjung Botung, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumateta Utara (Sumut), ini adalah santri yang memproleh penghargaan berupa Umroh geratis pada 2019 lalu, yang didapatnya dari Pondok Pesantren (Ponpes) Ma'had Ahlul Qur'an Bekasi, atas prestasinya memproleh lulusan terbaik Hafidz 30 Juz di Pondok Pesantren tersebut itu.

Keinginan dan semangat Marzuki untuk memperoleh Pendidikan ilmu agama yang lebih baik dan menjadi anak yang membanggakan orang tua., bangsa dan negara. Suatu Impian bagi setiap anak, terlebih bagi seorang Hafidz Al-Quran yang merupakan manusia istimewa di hadapan Allah SWT.

Pada awalnya Marzuki Sebelum sekolah diponpes ke Bekasi tersebut, dari penuturan ibu kandungnya Samriani Siregar, kepada Wartawan, Senin (21/09/2020) kemarin mengatakan, Marzuki anak kami yang ke-4 dari 9 bersaudara. Sejak kecil sudah menunjukkan kecintaannya terhadap Al-Qur'an dan telah beberapa kali menjuarai ajang perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) di Kabupaten Palas dan Bandung.

Sewaktu dimasukan ke sekolah dasar umum di salah satu SD di Palas oleh ibunya sudah berhasil meraih juara pertama MTQ. Ketika memasuki Tingkat sekolah Tsanawiyah mendapat juara ke Dua dan ditingkat Aliyah kembali memproleh juara Pertama pada ajang MTQ tingkat kabupaten Palas, Marzuki meminta kepada orang tuanya untuk melanjutkan sekolahya di Ponpes Daarut Tauhid Bandung yang di kelola oleh Ustadz AA Gym, juga memproleh juara kedua Hafidz Qur'an dipondok pesantrennya al ustadz itu.

Sebagai orangtua, Samriani Siregar bersama suaminya Adirin Hasibuan, telah kebingungan dan sangat khawatir atas tekad dan keinginan anaknya yang kuat melanjutkan pendidikan ke Universitas AL-AHGAFF HADHRAMAUT YAMAN yang sudah lulus melalui seleksi sebelumnya. Untuk bisa kuliah ke universitas yang berada di Yaman itu.

Samriani Siregar bersama suaminya Adirin Hasibuan, selaku orang tua Marzuki  mengakui mereka tidak memiliki biaya yang dimintai. Sekarang keinginan anaknya sedang terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan, dikarenakan tersendat biaya pemberangkatan, dimana yang perlukan berupa Visa dan administrasi lainnya sebesar USD 4.000 atau setara Rp.60 juta yang batas untuk pelunasannya terakhir 30 September 2020 dekat ini.

Saya dan ayahnya yang bekerja hanya berkebun sayuran. Hasilnya pun bisa mencukupi biaya hidup sehari-hari saja sudah alhamdulilah.  kami tak punya biaya sebesar itu. Jelas kami sebagai orang tua tentu  kewalahan untuk membiayai pendidikan anaknya tersebut, lantaran penghasilannya tidak menentu dan sangat terbatas. Akibatnya anak kami Marzuki terancam tidak bisa jadi kuliah ke universitas yaman tersebut.

Kini Samriani bersama suaminya telah bekerja sekuat tenaga dan semampu mereka kerja serabutan dalam mengais rezeki. Dan berupaya mencari pinjaman kesana kemari baik kesanak keluarga, namun belum juga mencukupi apalagi dimasa pandemik Covid-19 saat ini yang sudah berimbas juga terhadap hasil penjualan sayur mereka. Kata Samriani, Ibunya Marzuki.

Marzuki adalah anak yang rajin dan mandiri, dari mulai mencuci baju sampai menyiapkan buku-buku pelajarannya ia siapkan sendiri.  Namun kini anak tersebut merasa sangat sedih karena belum dapat membayar kekurangan dana yang telah disebutkan diatas itu.

"Kami berharap kepada bapak/ibu dermawan sudi kiranya bisa membantu mewujudkan cita-cita anak kami ini melanjutkan pendidikan,". Harap Samriani bersama suamianya.

Mari bantu wujudkan cita-cita Marzuki menjadi generasi penjaga Al Qur’an. Setiap bacaan Al Qur’an, hafalan Al Qur’an, Insya Allah akan mengalirkan pahala bagi mereka yang telah membantu Marzuki.

Kami mengajak kepada seluruh kaum muslimin untuk membantu mewujudkan cita-cita Marzuki dengan membantu pendidikannya yang terserndat. Bagi masyarakat yang ingin berbagi rezeki untuk membantu, bisa datang langsung ke rumahnya dan bisa juga mengirimkan bantuan melalui rekening saudara kandungnya, Mustofawiyah Hasibuan, dengan nomor rekening:1097-01-004648-531 Bank BRI unit Sibuhuan.

Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi ladang pahala dan dibalas oleh Allah subhanahu wata’ala dengan balasan terbaik. Amin. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini