-->

Operasi Yustisi, Tim Masih Temukan Pelanggar Prokes

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Tim Gubungan Yustisi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) yang terdiri dari, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, TNI (Personil Koramil 08 Barumun), Polri (KBO Sat Narkoba, Ps Kanit Dikyasa  Polres Padang Lawas, dan Personil Polres Padang Lawas)., kembali melakukan sosialisasi Peraturan Bupati Padang Lawas No. 31 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian covid-19 yang telah ditetapkan pada tgl 19 Agustus 2020 yang lalu.

Pada hari ini melakukan operasi peneguran serta sosialisasi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas), masih terdapat ASN yang tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak memakai masker.

"Secara keseluruhan banyak yang mengikuti protokol kesehatan menggunakan masker. Palingan, ada satu dua yang ditemukan tadi tidak menggunakan masker," Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Palas Ronny Syaiful, S.Sos, MM., Kamis. (24/09/2020).

Dia meyebutkan, tahapan kali ini baru sebatas sosialisasi dan teguran. Dengan sasaran menyasar ke areal perkantoran terpadu pemkab palas yakni ke Kantor Inspektorat, Kontor Dinas Pendidikan., Kantor Perpustakaan dan Kantor Dinas KB kabupaten Palas.

"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar para ASN yang ada di lingkungan Pemkab Palas, maupun di instansi vertikal lainnya. Supaya dapat juga disosialisasikan ke lapisan masyarakat dalam penegakan disiplin protokol kesehatan," jelas Ronny disela melaksanakan operasi yustisi tersebut.

Dia menerangkan, sosialisasi ini dilakukan, para ASN dan masyarakat dapat mematuhi Peraturan Bupati Padang Lawas No. 31 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian covid-19.

"Imi Operasi Yustisi lanjutkan dari yang kemarin. Kemudian, kami lakukan penegakan dan pemberian sanksi apabila masyarakat, ASN maupun pelaku-pelaku usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.

Kabid Operasional Satpol PP dan Damkar Khairuddin Siregar, SE.  menambahkan, dalam perbup sanksi yang akan diberikan berupa sanksi administrasi, sosial, teguran tertulis maupun lisan. Untuk hari ini kita dapat menjaring 20 ASN dan berkurang dari hasil yang pertama kita laksanakan Operasi Yustisi ke SKPD terpadu pemkab Palas. Ujarnya.

"Sosial administrasi sesuai perbup itu sebesar Rp 5000,- maksimal Rp 200.000-., Penghentian operasional usaha, pekerjaan atau kegiatan. Dan
Pencabutan ijin usaha. Sebut Khairuddin.

"Tim dalam melaksanakan Operasi Yustisi ini, Agar mencegah dan menghentikan penyebaran Covid 19 dikalangan masyarakat. Khairuddin juga mengharapkan masyarakat/ ASN dapat paham dan taat kepada aturan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah. Disamping Memberikan peringatan / tindakan tertulis kepada masyarakat/ ASN yg tidak memakai masker," pungkasnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini