-->

Pelaku Penikaman Pacarnya Sendiri Diringkus Tekab Polsek Pancurbatu

HARIAN9 author photo
PANCUR BATU| H9
Seorang pelaku penikaman pacarnya hingga kritis yang berinisial AES (38) diringkus Tim khusus anti bandit (Tekab) Polsek Pancurbatu di Desa Simpang 4, Kecamatan Namantran, Tanah Karo.

Informasi yang diterima, Kamis (3/9/2020), akibat pertengkaran mulut, pelaku menikam bagian perut pacarnya sendiri yaitu Donna br Ginting (42) warga Rumah Mbacang, Desa Rumah Mbacang, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, sebanyak 3 kali di Jalan Jamin Ginting KM 49, Tikungan Amoi, Desa Bandarbaru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (2/9/2020).

Korban pertama kali ditemukan tergeletak oleh warga sekitar di jalan nasional tersebut dengan kondisi bagian perut korban telah mengeluarkan darah sembari meminta pertolongan. Kemudian warga menolong korban sambil meminta bantuan masyarakat yang melintas dan membawanya ke Puskesmas Bandarbaru. Saat bersamaan, Kepala Desa Sembahe Esra Tarigan yang mengetahui kejadian itu bergegas melaporkannya ke Polsek Pancurbatu.

Tekab Polsek Pancurbatu dipimpin AKP Dedy Dharma dan Kanit Reskrim AKP Syahril Siregar langsung turun ke lokasi melakukan penyelidikan. "Setelah kita lakukan penyelidikan, diketahui identitas pelakunya adalah pacar korban berinisial AES (38) warga Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Namantran, Kabupaten Tanah Karo," kata Kapolsek Pancurbatu, AKP Dedy Dharma kepada wartawan, Kamis (3/9/2020).

Selanjutnya, tim melakukan pengejaran menuju Kabupaten Tanah Karo dan berhasil meringkus pelaku di Desa Simpang 4, Kecamatan Namantran, Tanah Karo. Guna penyidikan lebih lanjut, pelaku diboyong ke Polsek Pancurbatu. "Berdasarkan keterangan pelaku saat diinterogasi, pada Selasa (1/9/2020) sekira pukul 23.00 WIB, pelaku pergi bersama korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo milik korban ke permandian air panas Sidebuk Debuk, Tanah Karo dan menginap di sana," ujarnya.

Kemudian, sambungnya, pada Rabu (2/9/2020) sekira pukul 10.00 WIB, pelaku dan korban meninggalkan penginapan dan hendak kembali ke rumah korban. Saat di perjalanan, pelaku dan korban bertengkar mulut di atas sepeda motor dikarenakan korban selalu meminta uang dengan pelaku, namun tidak diberikan korban langsung marah.

Lantaran kesal pelaku menghentikan laju sepeda motor dan berhenti di pinggir Tikungan Amoi dan langsung berkelahi serta bergumul hingga terjatuh ke semak-semak. Saat kejadian posisi korban yang kalah tenaga tertindih oleh pelaku. "Setelah korban tertindih, pelaku mencabut sebilah pisau belati yang sudah dibawanya kemudian menusuk perut korban sebanyak 3 kali. Setelah itu, pelaku meninggalkan korban dan membawa kabur sepeda motor serta Hp milik korban," ucapnya.

Dari pelaku, petugas menyita barang bukti sepeda motor Honda Supra warna Hitam BK 6116 ACI, 1 unit Hp Android Oppo warna hitam, KTP dan KK korban, 1 unit Hp Samsung lipat warna putih dan sebilah pisau belati bergagang kayu yang panjangnya 20 cm. "Korban saat ini kritis dan sedang mendapatkan perawatan di RS Adam Malik," sebutnya. (WM021)
Komentar Anda

Berita Terkini