-->

Proyek Drainase Brandan Barat Tanpa Plank

HARIAN9 author photo
LANGKAT| H9
Proyek Drainase di wilayah Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat di duga Fiktif, di kerjakan tanpa plank proyek sebagaimana di atur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan jasa ( Perpres No 16 Th 2018).

"Sudah tigam minggu proyek di kerjakan tanpa Plank pihak kontraktor juga di duga memperkerjakan anak di bawah umur. Kita belum mengetahui nama proyek kontruksi tersebut ,apakah proyek Dinas Binamarga atau proyek Dinas Pengairan atau proyek Lainnnya," kata Zainuddin (32)warga Brandan, Sabtu(26/9/2020)

Menurutnya beberapa hari sudah di kerja namun belum ada kelihatan Plank proyek.Tapi berdasarkan Informasi warga Kelurahan Tangkahan Durian biaya anggaran sebesar Milyaran Rupiah dari APBD Provinsi Sumatera Utara kata Zainuddin. 

Hal yang sama juga di beberkan Rusli(45) warga Brandan Barat selain tidak ada plank kontraktor juga memperkerjakan di duga anak anak di bawah umur,termasuk menumpuknya material di tengah badan Jalam lintas Sumatera ( Jalinsum) serta tidak memasang police line 

Dari ketiga hal diatas ada beberapa peraturan yang sudah di langgar kontraktor seperti memperkerjakan anak di bawah umur ,jelas melanggar UU NO 13 Tahun 2003 tentang Tenaga korupsi.l , tidak memasang Plank melanggar Perpres NO 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan jasa termasuk melanggar  UU NO 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas karena kontraktor tidak memasang Police Line beber  Rusli.

Hasil pantauan tim langsung ke lokasi proyek di Kelurahan Tangkahan Durian Kecamatan Brandan Barat memang benar tidak ada plank.police line, dan anak anak di duga di bawah umur.( WD 042)

Komentar Anda

Berita Terkini