-->

Proyek Gas Bawah Tanah Ancam Keselamatan Anak anak

HARIAN9 author photo
DELISERDANG| H9
Anggota Komisi III DPRD Deli Serdang Bayu Sumantri Agung menyesalkan proyek pembuatan gas bawah tanah yang di kerjakan salah satu BUMN. Pasalnya di depan Rumahnya pembuatan dan pengorekan tanah untuk memasang pipa gas dibiarkan menganga hingga saat ini. 

Selain membuat jalan menjadi sempit , pengorekan yang menimbulkan lobong menganga sangat mengancam anak anak di komplek perumahannnya. 

" Ini sangat mengancam keselamatan anak anak di komplek BTN tempat saya tinggal, coba anda lihat ini pengorekkan pembuatan pipa gas bawah tanah ini dibiarkan begitu saja, dikomplek ini banyak anak anak main main , ada anak naik sepeda dan berlari lari , bila mereka masuk ke lobang ini siapa yang tanggung jawab" kesal Bayu Sumantri Agung Rabu (2/9) dirumahnya.

Ketua Fraksi PAN itu meminta pembangunan proyek pipa bawa tanah harus propesional dan sesuai dengan SOP. 

"Kita tidak menghalangi proyek nasional, tapi pekerjaan harus propesional, jangan asal asalan saja, tanah yang sudah di galih di pinggir jalan di biarkan begitu saja tanpa ada tanda peringatan, bahkan tumpukan tanah memakan badan jalan" katanya 

Proyek galian pipa gas itu, sebut Bayu, sangat mengganggu warga karena akibat akibat tanah yang menumpuk di persimpangan badan jalan mobil yang akan melintas tidak bisa berbelok dan bila hujan lumpurnya menjadi licin

"Coba kalian lihat itu proyek galian pipa gas bawa tanah di perumahan BTN Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, akibat tumpukan tanah mobil pun gak bisa lewat , kalau hujan licin dan sangat bahaya untuk anak anak perumahan BTN di sini" sebut Bayu Sumantri Agung.

Ia berharap kepada penanggung jawab proyek pipa gas bawah tanah ini untuk melihat langsung pekerjaan ini dan harus meratakan kembali tanah hasil korekan tersebut.

" Penanggung jawab proyek ini harus mengecek langsung lah ke pekerjaan ini , karena banyak juga warga yang mengeluh soal pembangunan proyek ini karena di biarkan saat mengorek dan mengganggu jalan , apabila ini tidak ditindak lanjuti, kami akan panggil penanggung jawab proyek ini ke Komisi III untuk dilakukan RDP "tegas Bayu Sumantri Agung.

Senada disampaikan Bayu Sumantri Agung ,Sekertaris DPD AMPI Deli Serdang Dhama Syahputra Purba  juga mengecam proyek galian pipa gas bawa tanah yang terkesan amburadul dan tidak profesional.

"Galian pipa gas bawa tanah di seputaran kota Lubuk Pakam tanpa ada tanda tanda garis peringatan adanya proyek galian, inikan bisa berbahaya bagi pengguna jalan " kata Dharma Syahputra

Ia juga mengatakan dengan adanya proyek ini , kota Lubukpakam menjadi jorok. 

" Jadi joroklah karena tanahnya dibiarkan lama, haruanya kan habis dikorek langsung ditanam , ini Sampai berdebu dan bila hujan jadi licin " kesal Dharma Syahputra Purba.

Pantauan Proyek galian pemasangan pipa gas bawa tanah di sekitar kota Lubuk Pakam,  Deli Serdang terkesan amburadul. terlihat  galian tanah di pinggir jalan sebagian ada yang mempersempit badan jalan sehingga mobil tidak bisa melintas. 

Seperti terlihat di komplek BTN Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam di jalan Kemuning Raya galian tanah mempersempit badan jalan.

Selain itu penutupan bekas galian terkesan asal asalan,bahkan tanah yang di galih di sepanjang jalan tanpa di beri tanda tanda ada pekerjaan proyek. WD-40
Komentar Anda

Berita Terkini