-->

Rapid Test Di DPRD Paluta, 7 Orang Reaktif

HARIAN9 author photo
PALUTA| H9
Pelaksanaan Rapid test di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang digelar oleh Dinas Kesehatan, hasilnya 7 orang reaktif. Melihat kondisi tersebut, anggota DPRD Kabupaten Paluta disarankan agar membatasi perjalanan dinas terutama keluar daerah.

Hal ini disampaikan oleh ketua Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (DPD Pemuda LIRA) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) M Arifin Siregar, Rabu (23/9).

“Meskipun baru pemeriksaan awal, dengan adanya 7 orang yang reaktif, ini menunjukkan tingkat kerawanan yang cukup tinggi untuk penyebaran Covid-19,” ujarnya, Rabu (23/9).

Untuk itu, ia menyarankan agar anggota DPRD Paluta untuk membatasi perjalanan dinas terutama keluar daerah kalau memang tidak urgent dan mendesak.

Sebab katanya, anggota dewan dinilai termasuk salah satu kelompok yang rawan terjangkit Covid-19 karena mereka sering melakukan perjalanan dinas keluar daerah termasuk ke daerah yang dinyatakan sudah zona merah.

“Kalau tidak penting atau urgent, kita sarankan agar membatasi perjalanan keluar daerah. Sebab anggota dewan itu termasuk yang rawan terjangkit dan menyebarkan Covid-19 karena cukup banyak berinteraksi dengan berbagai elemen masyarakat,” terangnya.

Ia juga berharap, anggota DPRD Paluta sebagai pihak yang menjadi teladan bagi masyarakat agar ikut serta berperan memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah.

Apalagi katanya, sesuai dengan update perkembangan terakhir yang dikeluarkan oleh GTPP Covid-19 kabupaten Paluta tanggal 22 September, ada 7 orang yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 di kabupaten Paluta.

“Membatasi perjalanan dinas keluar daerah adalah bentuk peranan mereka dalam memutus mata rantai Covid-19, jangan malah nanti mereka yang menjadi media penyebaran virus tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinkes Paluta dr Sri Prihatin Harahap melalui Kabid P2P dr Afrida Henny Simamora menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan dari 103 orang yang sudah dilakukan rapid test dikantor DPRD Paluta tersebut, ada 7 orang yang reaktif dan selanjutnya akan dipantau serta disarankan agar melakukan isolasi mandiri serta diarahkan untuk dilakukan pengambilan sampel swab test.

“Dari hasilnya ada 7 orang yang reaktif dan akan kita pantau dan anjurkan melakukan isolasi mandiri. Dan juga kita arahkan untuk melakukan pengambilan sampel swab test yang dilaksanakan oleh pihak Dinkes Paluta,” ujarnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini