-->

Seorang Warga Asal Pakpak Bharat Dinyatakan Berstatus Reaktif

HARIAN9 author photo
PAKPAK BARAT| H9
Setelah sempat beredar isu di masyarakat salah seorang warga Kab.Pakpak Bharat terpapar Covid-19 dan dirawat di Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pakpak Bharat, Hinga menibulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat.

menulusuri isu yang berkembang, media Harian9 coba konfirmasi langsung kepada pihak RSUD Kab.pakpak Kamis,(3/9) sore. Dari penjelasan dr.Manituri Situmorang selaku Kabid Pelayanan di RSUD salak, mengatakan bahwa dari informasi yang berkembang memang ada pasien yang melakukan pemeriksaan kerumah sakit.

"Memang saat ini kita telah memiriksa salah satu keluarga  berinisial SH (39) dan istri (43) telah dilakukan rapid tes. Dari hasil pemeriksaan dan foto ronsen yang dilakukan terhadap pasien, memang hasilnya terlihat oksigen yang ada di tubuh pasien dibawah normal, sehingga dokter menyarankan pasien SH untuk dirawat diruah sakit.sementara untuk istrinya sendiri masih bisa di perbolehkan pulang kerumah, karena belum ada terlihat gejalanya. Meski demikian untuk menghindari hal yang tidak diinginkan tetap dilakukan  isolasi mandiri",sebutnya.

Dijelaskannya,Pemeriksaan dilakukan bermula  saat suami istri tersebut ingin melakukan perjalanan keluar kota,namun saat diperiksa sesuai protokol kesehatan covid-19 yang berlaku SH dinyatakan status reaktif.

Sementara itu menanggapi informasi yang berkembang manituri mengatakan,"meski status pasien sekarang dinyatakan reaktif  namun belum tentu pasien dinyatakan positif covid-19,karena masih ada tahapan pemeriksaan yang akan dilakukan.Sebelum pasien dinyatakan positif covid-19 sesuai protokol kesehatan,harus dilakukan beberapa tahapan pemeriksaan seperti rapid test,foto ronsen dan swab test. Untuk tahap ini kita sudah lakukan pemeriksaan rapid tes dan foto ronsen. Dan untuk mengetahui perkembangan kondisi status pasien,langkah selanjutnya kita akan melakukan swab test untuk memastikan status pasien . Karena ini yang akan menentukan kondisi pasien  positif atau negatif covid-19,tambahnya.(J9)
 
Komentar Anda

Berita Terkini