-->

Sisir Pelanggar Protokol Kesehatan Tim Gabungan Gencar Gelar Ops Yustisi

HARIAN9 author photo
PALAS|H9
Tim gabungan TNI-Polri bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumateta Utara (Sumut) hari kedua menggelar Operasi Yustisi dengan menerapkan sanksi sosial bagi pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) menyisir pengguna jalan di Simpang SKPD Terpadu Sigala-gala, Kel Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Rabu (30/09/2020) yang dimulai sekira pukul 09.00.wib pagi  hingga pukul 12.00.wib siang.

Operasi Yustisi itu digelar dalam rangka penegakan Instruksi Presiden (Inpres) no 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dan Peraturan Bupati Padang Lawas No. 31 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian covid 19* yang telah ditetapkan pada tgl 19 Agustus 2020.

Personil yang melaksanakan operasi yustisi itu, terdiri dari Kasatpol PP Kabid Ops Satpol PP bersama anggota 20 orang.,  polres Palas yakni Padal IPDA Bangga. Siregar.,  
Kasi trantibum., Ps.kanit Dikyasa., dan Personil Polres Palas dengan jumlah total 16 orang., Personil Koramil 08 Barumun sebanyak 4 orang., perwakilan Dinas Kesehatan Palas dan BPBD palas.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Palas (Kasat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Palas Ronny Syaiful, S.Sos, MM., mengatakan kegiatan operasi yang rutin digelar setiap hari mulai pagi hingga siang dan tidak menutup kemungkinan untuk malam hari dilaksanakan, untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Kesadaran dan disiplin masyarakat masih rendah terkait dengan protokol kesehatan. Tentunya, terus kita ingatkan dan juga imbau agar penerapan protokol kesehatan tetap dilaksanakan,” kata Ronny, kepada wartawan, Rabu (30/09/2020). Selepas operasi yustisi dilaksanakan

Ronny mengungkapkan, sejumlah lokasi jalan, telah mulai kita laksanakan untuk penerapan sanksi sosial bagi pelanggar prokes, dalam menegakan Inpres noomor 6 tahun 2020. Dan perbup palas nomor 31 tahun 2020

“Kami terus berusaha agar masyarakat Padang Lawas, terhindar dari Covid-19. Dengan menerapkan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan diharapkan tingkat penyebaran dan penularan Covid-19 dapat ditekan,” ujarnya.

Ronny menambahkan, dalam Operasi Yustisi yang digelar itu penerapan sanksi disiplin prokes, diamankan masyarakat yang terjaring karena tidak menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah. "melanggar tidak pakai masker" sebanyak 74 orang. Dilaksanakan pengisian BLANKO PELAKSANAAN PENERAPAN SANKSI (BPPS) PERBUP Padang Lawas No 31 Th 2020 oleh petugas, untuk selanjutnya pelanggar mendapatkan arahan (pembinaan) serta melaksanakan SANKSI SOSIAL (Pasal 7 ayat 4 PERBUP PALAS No 31 Th 2020) menyanyikan indonesia raya atau mengucapkan pancasila atau push-up sebanyak lima (5) kali. Kata Kasatpol PP.

“Sejumlah pelanggar kami data dan juga kami berikan sanksi, baik sanksi sosial maupun sanksi fisik,” pungkasnya.

Lebih lanjut disampaikan kabid Ops Satpol PP dan Damkar Palas, Khairuddin Siregar, SE., ada pun sanksi yang diberikan kepada pelanggaran protokol kesehatan bagi perorangan yaitu sanksi sosial berupa Teguran lisan, nyanikan lagu indonesia raya dan push up sebanyak lima kali (5x)sudah kita laksanakan dan terapkan.

Sedangkan untuk Denda adminstratif minimal Rp 5000,- maksimal Rp 200.000-., Penghentian operasional usaha, pekerjaan atau kegiatan., dan
Pencabutan ijin usaha. Sebut Khairuddin.

Dia berharap, masyarakat dapat paham dan taat kepada aturan yang telah dianjurkan oleh Pemerintah. Kita telah Memberikan peringatan / tindakan tertulis kepada masyarakat yg tidak memakai masker, serta mari kita bersama melawan, mencegah dan menghentikan penyebaran Covid 19 dikalangan masyarakat. Dengan memakai masker melaksanakan Aktifitas di luar rumah. Jelasnya. (WD41)
Komentar Anda

Berita Terkini