-->

Adzra, Gadis Kecil Asal Palas Penderita Hydrocephalus Butuh Bantuan

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Adzra Izzatun Nisa, anak perempuan yang kini telah berusia satu tahun tujuh bulan (1,7) asal Sibuhuan baru, Lingkungan VI, Jalan Kihajar Dewantara, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), menderita hydrocephalus. Sudah satu tahun tujuh bulan pula anak perempuan malang itu hidup dalam kondisi kepala yang semakin membesar karena penyakit yang dideritanya itu.

Anak perempuan itu terlihat hanya bisa tidur dan beraktivitas di atas pangkuan ibunya atau bila sedang dipangkuan. Masa kecil Izza hanya dihabiskan di tempat tidur dan merasakan sakit, tidak seperti anak sebayanya yang sudah bisa berlari dan bermain di luar rumah.

Sehat Hartati Pulungan (27) saat itu didampingi Sofiah M Rambe ketika dijumpai dirumah kontrakannya yang berada di Lingkungan VI, Pasar Sibuhuan, tepatnya di Sibuhuan Baru, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kabupaten Palas, Provinsi Sumut ini, Jumat. (16/10/2020) menuturkan kepada wartawan, saat lahir Izza dalam kondisi normal dan sehat. Anaknya itu baru menunjukkan tanda-tanda mengidap hydrocephalus sejak usia 3 bulan dengan sesekali tubuh Izza panas dan demam.

Ketika memasuki usia 3 bulan, Izza semakin sering panas dan kepalanya sudah mulai terlihat membesar.

Kelebihan cairan yang ada di kepala Izza membuat dia terlambat berkembang. Anak itu juga tidak sanggup berdiri atau beraktivitas selayaknya anak seusianya. Izza hanya bisa menangis, tidur dan ingin bicara mungkin karena sakitnya.

 “Mulai umur 3 bulan, Izzatun mengalami pembengkakan di kepalanya dan kian hari terus membesar, Namun yang paling parah perkembangan pembengkakannya setelah 4 bulan terakhir ini, “ungkap wanita yang mengaku telah berpisah dengan suaminya sejak dua tahun lebih tersebut.

Di mana, ia dan anaknya tinggal bersama orangtuanya di rumah kontrakan Hartati mengharapkan adanya uluran tangan dari para dermawan dan berbagai pihak untuk pengobatan putrinya yang menderita Hydrocephalus ini. Karena kesehariannya Ibu dari dua anak untuk memenuhui kebutuhan hidup dengan menjual makanan sarapan pagi.

Karena kondisi tubuh anaknya yang semakin menunjukkan tidak normal, akibat penyakit yang diderita anaknya, belum pernah saya bawa ke rumah sakit, apalagi ditengah kondisi wabah pandemi Corona atau Covid -19 saat ini. Selain itu, saya juga pun tidak punya biaya untuk membawa Izza untuk  pengobatannya, “ungkap Hartati sambil tersedu menangis menceritakan kondisi yang diderita putrinya itu.

Meski kondisi keluarganya yang serba kekurangan, Hartati mengaku selama ini tidak memiliki kartu jaminan kesehatan dari pemerintah, seperti BPJS, Namun tuhan berkehendak lain, dan mendengar doanya, Hartati juga mengatakan, sangat bersyukur karena dalam waktu yang belum lama ini, rumah kontrakannya dikunjungi oleh Wakil Ketua DPRD Palas, H. Irsan Bangun Harahap dan telah memberikan perhatian terhadap putrinya itu. “Alhamdulillah Bapak Irsan, telah membantu saya untuk mengurus BPJS buat Izza yang sekarang masih dalam proses,” jelas Hartati.

Selain itu, diakui Hartati, kalau sekitar 3 bulan lalu, pihak dari Puskesmas juga sudah pernah datang menjenguk putrinya. Namun hingga kini, belum ada lagi tindaklanjut dari kunjungan tersebut. Kata Hartati.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Palas, Bustami Harahap ketika dikonfirmasi terkait adanya bocah menderita Hydrocephalus inipun mengatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut untuk membantunya.

“Kita akan menjenguk ke rumahnya dan pasti akan kita bantu untuk biaya penanganannya dan juga akan saya koordinasikan dengan bapak Bupati, H Ali Sutan Harahap (TSO), “kata Bustami.

Disamping itu, Bustami juga akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas terkait untuk langkah- langkah percepatan penanganan membantu bocah tersebut untuk pengobatannya. Pungkasnya. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini