-->

Bupati Tapsel Hadiri Pembekalan dan Pemberangkatan 192 Peserta KKL UGN Padangsidimpuan

harian9 author photo


TAPSEL| H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, menghadiri pembekalan dan pemberangkatan 192 peserta Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan (UGNP), Tahun Akademik (TA) 2019-2020, di Aula Kampus III UGN Padangsidimpuan, kemarin.

Acara pelepasan KKL dihadiri Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution, Ketua YADPI UGNP Roddani Hasibuan, Rektor UGN Padangsidimpuan Drs. Mohd. Arifin, M.Pd, unsur Kejari, Polres, para Civitas Akademika UGNP dan seluruh peserta KKL.

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, dalam sambutannya, meminta kepada seluruh peserta KKL dari berbagai jurusan agar dapat mengikuti pembekalan ini sesuai aturan, karena pada saat berada di Desa, Dusun, Kampung maupun Lingkungan sekitarnya kalian akan berbaur dengan masyarakat.

" KKL ini merupakan program pemerintah yang sejak dulu diprogramkan oleh pemerintah untuk bagaimana seorang calon-calon pemimpin itu bisa beradaptasi, bisa menyerap aspirasi dan bisa melihat kondisi sosial ekonomi ditengah-tengah masyarakat, " sebut Syahrul.

Syahrul menambahkan, tujuan KKL ini juga, agar kita tidak hidup seperti di menara gading yang hanya melihat keindahannya saja. Namun keindahan itu bisa dicapai apabila kita melakukannya dengan penuh perjuangan dan kerja keras untuk mencapai harapan dan tujuan.

" Saya yakin dan percaya bahwa peserta KKL UGNP nantinya akan mampu menjalani pembekalan ini dengan baik. Disisi lain pembekalan KKL ini merupakan wadah untuk saling mengenal antara mahasiswa yang satu dengan mahasiswa yang lainnya. Untuk itu, saya berharap kepada seluruh mahasiswa dan juga para dosen yang akan melaksanakan KKL, agar menjadi contoh bagi masyarakat nantinya, " harap Syahrul.

Terkait penegerian UGN berbagai upaya dan cara untuk menjadikan UGN bisa menjadi Universitas Negeri, sudah kita lakukan disaat ia menjadi Bupati pada periode pertama di tahun 2010, dikala itu ia juga berjuang untuk areal Perkantoran Pemkab Tapsel yang saat ini telah kita tempati di Sipirok dan pada saat itu areal perkantoran Pemkab Tapsel di serahkan oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan.

"  Bahwa wujud dari dukungan dan supportnya atas dunia pendidikan, saya telah mengupayakan dan mempersiapkan lahan untuk UGN seluas lebih kurang 40 ha, yang terletak di lokasi areal Perkantoran Bupati Tapsel, terang Syahrul.

Syahrul juga mengingatkan kepada seluruh peserta KKL, bilamana nanti dalam menjalani program KKL agar mengambil peran dan tanggung jawab untuk menjaga dan mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran menjalankan protokol kesehatan.

" Karena itu sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam hal Adaptasi Kebiasaan Baru, seperti memakai masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak (physical distancing) serta jauhi kerumunan (social distancing) itu semua merupakan salah satu ikhtiar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, " sebut Syahrul.

Sebelumnya Rektor UGN Padangsidimpuan Drs. Mohd. Arifin, M.Pd menyampaikan, KKL bukan merupakan hal yang asing bagi mahasiswa, karena kegiatan KKL merupakan kegiatan yang memadukan observasi, kunjungan dan wisata mahasiswa, sebagaimana yang telah diprogramkan Perguruan Tinggi dalam memberikan pengalaman dan wawasan para mahasiswa mengenai kehidupan di masyarakat maupun di dunia kerja.

" Memang pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di perkuliahan tentu tidaklah cukup karena terkadang terdapat perbedaan antara teori yang diperoleh saat kuliah dengan kenyataan yang terjadi di lapangan. Sehingga masih diperlukan bentuk pembekalan lain yang memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai kenyataan yang terjadi dilapangan, " terang Rektor.

Rektor menambahkan, untuk diketahui bersama UGN Padangsidimpuan melepas sebanyak 192 Mahasiswa yang tersebar di 5 Kecamatan dan 11 Desa, yang semuanya di pusatkan di Kabupaten Tapsel dan pelaksanaan KKL berlangsung selama 45 hari.

" Saya berharap kepada dosen pembimbing untuk dapat mengarahkan, membimbing, mengawal perjalanan KKL serta menjadi evakuator kegiatan dalam mengevaluasi kegiatan mahasiswa, " harap Rektor. (WD.014).
Komentar Anda

Berita Terkini