-->

Bupati Tapsel: Pesantren Darul Mursyid Sudah Menjadi Laboratorium Kader Bangsa

HARIAN9 author photo


TAPSEL|H9
Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) sudah menjadi laboratorium kader bangsa dan Pesantren Darul Mursyid merupakan inspirasi bagi kita semua, karena sekolah ini merupakan sekolah terbaik di Tapsel dan sudah membawa nama baik Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Tentu semua itu di raih berkat pengorbanan serta niat yang tulus dan ikhlas. 

Hal itu di sampaikan Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, pada acara serah terima bantuan mesin sortir kopi dan peletakan batu pertama pembangunan rumah produksi dalam rangka PSBI PKE dan UMKM tahun 2020 di Pesantren Darul Mursyid Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Rabu kemarin.
 
Turut hadir, Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Sibolga Aswin Kosotali, mewakil Badan Silaturahmi Pondok Pesantren, Kadis Koperasi dan UKM Tapsel Ahmad Raja Nasution, Direktur Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid, Ja'far Syahbuddin Ritonga dan Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar.
 
Lebih lanjut BupatiSyahrul menyampaikan ucapan selamat kepada PDM Caffee yang sudah dua tahun berjalan dan tentu juga sudah banyak membantu petani kopi yang ada di sekitar Pesantren Darul Mursyid.
 
“ Selamat ulang tahun yang kedua untuk PDM Caffee, diharpkan PDM trus brinovasi dan mari terus kita bangun sinergitas, semoga pekerjaan ini menjadi amal ibadah untuk kita semua, “ terang Syahrul.
 
Menurut Syahrul, PDM sendiri merupakan wadah pendidikan dan juga selalu berupaya untuk membina petani kopi. Di sisi lain bisa menopang keuangan PDM dan di sisi lain juga bisa membangun perekonomi masyarakat yang ada di Sidapdap Simanosor.
 
“ Pemkab Tapsel sendiri selalu terus berupaya membantu sekolah tersebut terutama akses jalan menuju sekolah PDM agar menjadi bagus dan lancar. Ini merupakan salah satu upaya agar Tapsel lebih baik kedepan agar masyarakat Tapsel menjadi masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera, “ ungkapnya.
 
Disamping itu, Syahrul juga mengatakan, ditengah keadaan Pandemi Covid-19 ini Darul Mursyid masih bisa bergerak maju dan BI sendiri masih bisa mendorong kegiatan-kegiatan yang seperti ini dan juga memberikan bantuan berupa mesin sortir kopi di samping juga untuk memandirikan perguruan-perguruan yang ada.
 
“ Seperti kita ketahui di APBN tahun berjalan sudah dua kali mengalami perubahan, setiap perubahan APBN di lihat pembiayaannya yang bertambah adalah utang dan kejadian ini berpengaruh ke APBD Tapsel sehingga mengalami pengurangan, itupun anggaran yang di terima sebagian besar untuk menangani penyebaran Covid-19, agar masyarakat terhindar dan sehat dari wabah Covid-19, “ jelas Syahrul.
 
Bupati Tapsel selaku Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19, menyampaikan bahwa pandemi yang melanda bangsa atau bahkan dunia ini. Jika di lihat dari segi agama ini merupakan cobaan yang belum bisa dilihat, apa yang akan terjadi di kemudian hari dan kondisi Pandemi Covid-19 ini memberi dampak yang sangat besar terutama pada perekonomian Indonesia akibatnya Indonesia mengalami resesi ekonomi.
 
“ Oleh karena itu saya minta kepada kita semua jangan pernah menganggap enteng wabah ini. Pemerintah dan kita semua sama-sama terus berupaya agar di Tapsel begitu juga yang ada di pedalaman supaya tidak terjangkit dengan wabah ini, “ tegasnya.
 
Bupati juga tidak lupa mengingatkan bahwa pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang akan ada agenda tahunan yaitu pilkada serentak di 9 Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
 
“ Kita semua berharap agar Pilkada nantinya berjalan aman damai dan sejuk, baik sesuai konstitusi yang ada, tentu semua harapan kita sama khususnya di Tapsel, agar bisa melanjutkan pembangunan yang ada di Tapsel. Rapatkan barisan songsong hari esok yang lebih baik, walupun saat ini kita tengah di landa Pandemi Covid-19, “ pungkasnya.
 
Sebelumnya Direktur Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid, Ja'far Syahbuddin Ritonga mengatakan, keberhasilan PDM saat ini, sudah banyak mengalami peningkatan yang dulunya begitu banyak rintangan atau pasang surut yang kami alami. Dengan misi pendidikan untuk menghasilkan cendekiawan muslim yang mandiri. 
 
“ Alhamdulillah PDM menjadi pesantren sains terbaik di Sumatera Utara pada tahun 2010 dan di tahun 2013 menjadi pesantren sain terbaik di Pulau Sumatera, sedangkan di tahun 2018 menjadi pesantren sain terbaik di tingkat Nasional, dan sekarang mimpi kami 2023 menjadi lembaga pemberdayaan ummat untuk meningkatkan peradaban ummat Islam di Sumatera Tenggara, “ terang Syahbuddin.
 
Sedangkan Kepala Perwakilan BI Propinsi Sumut Wiwiek Sisto Widayat melalui Kepala BI KPW Sibolga Aswin Kosotali, mengatakan kenapa BI memilih Darul Mursyid sebagai teman kerja dalam upaya mengembangkan ekonomi. Tentu Bank Indonesia memiliki beberapa tujuan salah satunya bagaimana mengendalikan inflasi dan yang kedua bagaimana mengendalikan neraca pembayaran BI.
 
“ Sejak 2013 kita mengubah bagaimana Bank Indonesia bisa memberikan kontribusi untuk perekonomian secara umum. Inflasi tidak bisa di kendalikan sendiri, karena ada beberapa komoditas yang bisa memberikan cadangan devisa, seperti Kopi Darul Musyid karena yang dibutuhkan BI sendiri ialah komitmen dari komoditas usaha, “ katanya.
 
Kegiatan juga dirangkai dengan pemberian mesin sortir kopi oleh Kepala BI kepada Direktur Darul Mursyid, yang dilanjutkan pemberian bibit kopi oleh pimpinan PDM kepada masyarakat serta pemberian program Ginju (Gerakan Infak Jumat) kepada Masjid Nurul Iman Desa Parsalakan Kecamatan Angkola Barat, Masjid Al-Ikhlas Pargarutan Jae Kecamatn Angkola Timur dan Masjid Al-Ikhlas dari Hajoran.
 
Kemudian, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu melakukan peletakan batu pertama secara simbolik pembangunan rumah produksi dalam rangka PSBI PKE dan UMKM tahun 2020 dan pelelepasan 8 siswa Darul Musyid KSN tingkat Nasional yang dilaksanakan lewat daring. (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini