-->

Kejari Palas Amankan DPO Kasus Korupsi Dana Desa

harian9 author photo


PALAS| H9
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), berhasil menangkap buronan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2017, Tersangka FS ini sebelumnya sudah dua kali dilakukan pemanggilan oleh pihak kejaksaan, tetapi tidak pernah hadir dan terus menghindar tanpa alasan yang jelas menurut hukum.

Penangkapan terhadap tersangka FS warga Desa Parau Sorat  Kecamatan Sosa, yang merupakan Pengawas BUMDes Desa Parau Sorat tersebut, diduga telah menggelapkan anggaran Dana Desa sebesar Rp 509.293.000 yang telah menimbulkan kerugian bagi negara.

Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Kristanti Yuni Purnawanti SH. MH. melalui Kasi Intel, Hasudungan Parlindungan Sidauruk, SH, MH. mengatakan, penangkapan tersangka FS ini berdasarkan surat perintah Kajari Palas dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi penyimpangan pengelolaan Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Parau Sorat, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas, Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2017 dengan nilai mencapai, Rp 509.293.000.

"Dia (FS) berhasil ditangkap (kami) Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Palas, Sabtu (24/10/2020) sekira pukul 01.00 WIB, di tempat persembunyiannya di Perkebunan Desa Janji Raja, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Palas, Provinsi Sumut," katanya.

Tersangka FS selama ini menghilang dari desa dan sangat sulit untuk mencari keberadaannya dan tempat persembunyiannya, kata Husudungan Parlindungan Sidauruk.

Berdasarkan hasil pencarian, tersangka FS selama ini melarikan diri dari rumahnya ke Perkebunan Desa Janji Raja, yang berada di Kecamatan Barumun Tengah, sehingga pihaknya melakukan pengintaian dan Tim Kejaksaan Negeri Padang Lawas dipimpin langsung Kasi Inteljen Hasudungan Parlindungan Sidauruk bersama Kasi Barang Bukti dan Rampasan, Gunawan Marthin Panjaitan, SH dibantu oleh personil Polres Padang Lawas, akhirnya yersangka FS berhasil diamankan. ujar Husudungan Parlindungan Sidauruk.

"Tersangka FS langsung diboyong ke Kejaksaan Negeri Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan melengkapi berkas perkara sebagaimana SOP yang berlaku atas penggelapan anggaran dana desa (DD) tahun 2017, dan seusai diperiksa tersangka langsung dititipkan di Rutan Kelas II Sibuhuan. Pungkas Kasi Inteljen Kejari Palas, Hasudungan Parlindungan Sidauruk, SH, MH. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini