-->

Komnas WI Ajak Masyarakat Jadi Pemilih Cerdas Dalam Pilkada Tapsel 2020

harian9 author photo


TAPSEL| H9
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2020 Komisi Nasional Wartawan Indonesia (Komnas WI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mengajak masyarakat Tapsel untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam menentukan pilihannya baik itu kepada pasangan Nomor Urut 1, H. Mhd. Yusuf Siregar – Robby Agusman Harahap maupun kepada pasangan Nomor Urut 2, H Dolly Putra Parlindungan Pasaribu S.Pt, MM – Rasyid Assaf Dongoran, M.Si. 

Ajakan tersebut disampaikan Ketua Komnas WI se Tabagsel Parlaungan Lubis didampingi Ketua Komnas WI Kota Padangsidimpuan Moan Nasution saat menggelar temu pers dengan sejumlah wartawan di Kota Padangsidimpuan, Senin (26/10/2020). 

“ Saya meminta masyarakat untuk cerdas dalam memilih pemimpin dan rasional dalam menentukan pilihannya dalam Pilkada Tapsel 2020 mendatang. Masyarakat harus bisa berprikir kritis, jangan menyebarkan berita tanpa berpikir kritis. Keberpihakan secara cerdas yang diperlukan disini, ” katanya 

Disebutkannya, Pilkada Tapsel tahun 2020 yang akan berlangsung secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang, saat ini telah memasuki berbagai tahapan yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapsel sebagai lembaga penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu). 

“ Untuk itu, saya mengajak warga untuk menjadi pemilih yang cerdas. Yang dimaksud dengan pemilih cerdas, rakyat memilih berdasarkan pengenalan dan pengetahuan akan track record caleg, figur yang bersih, jujur dan amanah. Janganlah sekali-kali rakyat memilih hanya berdasarkan iming-iming sesuatu yang diperoleh masyarakat, “ ucapnya. 

Menurut  dia, kriteria lain dari pemilih cerdas adalah tidak mendasarkan pemilihannya pada hal-hal yang berbau transaksional, pendek kata pemilih cerdas adalah pemilih yang menolak segala bentuk money politik. 

“ Karena pada hakekatnya hak pilih adalah hak politik setiap warga negara yang telah memenuhi persyaratan tertentu, yang merupakan hak yang melekat dalam pribadinya sebagai manusia. Dengan demikian hak pilih bukanlah pemberian negara namun bersifat azazi yang ada dalam diri setiap warga Negara. Karena dia bersifat azazi maka hak tersebut harus digunakan berdasarkan suara hati dan tidak bisa dipertukarkan dengan apapun, “ kata dia. 

Ia juga berharap masyarakat tidak ikut menyebar isu hoaks, tetapi menjadi pioner dan ikut dalam memerangi penyebaran hoaks dan kalau bisa ikut menangkal hoax dan dapat menjadi agen yang mampu memberikan informasi yang bermanfaat bagi kepentingan serta kemaslahatan masyarakat Tapsel. 

“ Sukseskan Pilkada Tapsel 2020 dengan menggunakan hak pilih dengan baik dan benar karena suara anda menentukan masa depan daerah. Jangan terprovokasi isu hoak, jail kekompakan di tengah masyarakat agar kondusifitas tetap terjaga dan yang paling utama adalah di saat pandemic Covid-19, masyarakat tetap mematuhi protocol kesehatan pada waktu beraktivitas di luar rumah, dengan memakai masker, hindari kerumunan dan sering cuci tangan, “ ucapnya. 

Tidak lupa Parlaungan turut menyampaikan harapan kepada masyarakat pemilih dan calon kepala daerah untuk tidak menjadikan Pilkada 2020 hanya sekadar menjadi ajang Pilkada saja. Namun, juga untuk meningkatkan demokrasi. 

 “ Mari kita kedepankan sikap toleransi, saling menghormati dan saling menghargai. Kesuksesan Pilkada adalah tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri, jangan sampai pelaksanaan pesta demokrasi yang menjadi hajat masyarakat Tapsel ini terpecah belah, kondusifitas merupakan salah satu modal utama terselenggaranya Pilkada Tapsel, “ tuturnya. (WD.014)

 

Komentar Anda

Berita Terkini