-->

Konsolidasi Aliansi Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Paluta Sepakat Tolak Omnibus Law

HARIAN9 author photo


PALUTA| H9
Menyikapi pengesahan Rancangan Undang-Undag Cipta Kerja atau Omnibus Law Ciptaker yang disahkan beberapa waktu lalu, Aliansi Pemuda Mahasiswa dan Masyarakat Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan rapat konsolidasi di lapangan Alun-alun Gunungtua, Jumat (9/10).

Dalam hasil rapat konsolidasi tersebut yang disampaikan pimpinan rapat Jainuddin Hasibuan didampingi Sandy Kurniawan Harahap dan Rizky Harahap menyebutkan bahwa Aliansi Pemuda Mahasiswa Masyarakat Paluta sepakat untuk melakukan aksi damai pada hari Senin (12/10) mendatang ke gedung kantor DPRD Paluta dan Kantor Bupati Paluta untuk menyampaikan aspirasi penolakan atas RUU Ciptaker atau Omnibus Law.

Dalam rencana aksi tersebut, ada 3 hal tuntutan utama yang akan disampaikan antara lain :
-Menolak Pengesahan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law) dan meminta DPRD Paluta untuk ikut mendukung penolakan dengan membuat surat pernyataan tertulis,

-Menolak tindakan represif pihak kepolisian (Polri) terhadap massa atau mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi,

-Mendesak pemerintah untuk membuat Perppu untuk membatalkan UU Ciptaker atau Omnibus Law.

Jainuddin Hasibuan didampingi Sandy Kurniawan Harahap dan Rizky Harahap menyebutkan bahwa rencana aksi damai ini adalah panggilan hati nurani untuk memperjuangkan hak masyarakat terutama buruh yang dinilai sangat dirugikan dengan disahkannya RUU Ciptaker atau Omnibus Law oleh DPR RI dan Pemerintah.

Pihaknya mengajak mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut bergabung dalam aksi unjuk rasa damai pada Senin (12/10) mendatang.

“Mari bersama memperjuangkan hak-hak rakyat untuk ketenagakerjaan dan kehidupan yang layak. Satu kata ‘Tolak Omnibus Law’,” tegasnya.

Pantauan, rapat konsolidasi dihadiri sejumlah organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan diantaranya, PMII, HMI, HIMMAH, Himmah Pekan Baru, KBBR, GAM, IPMI, IMI, GEMA Paluta, Gempar, IPA Paluta, PPM, IMP Padang Bolak Julu, NNB dan sejumlah elemen masyarakat lainnya.(WD-009)
Komentar Anda

Berita Terkini