-->

Pemkab Palas Gandeng LKPPI dan BNN Sumut Gelar Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bekerjasama dengan Lembaga Kajian Pemerintahan dan Pembangunan Indonesia (LKPPI) menggelar sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba, Sabtu (17/10/2020).

Dengan Tema kegiatan "Asistensi Pembentukan Relawan Anti Narkoba di lingkungan masyarakat tahun 2020". Pihak LKPPI mengandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sebagai narasumbernya. Sedangkan pesertanya sendiri untuk hari ini berasal dari utusan pemerintah desa (Pemdes) dari enam kecamatan.

Adapun aparatur pemerintah desa yang mengikuti kegiatan sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba berasal dari Kecamatan Ulu Sosa, Sosa Julu, Sosa, Sosa Timur, Batang Lubu Sutam dan Hutaraja Tinggi. Kegiatan sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba ini berlangsung selama 3 hari, mulai dari 17 sampai 20 Oktober 2020 di Aula Hotel Syamsiah Sibuhuan. Jalan Untung Surapati, Lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas.

Pemateri dalam kegiatan ini, disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Sumut, Drs Adelin Mukhtar Tambunan didampingi Kasi Cegah Narkoba Heryanto MPSi dan Ahmad Surya A Marpaung.

Adun salah seorang dari Panitia kegiatan mengatakan, tujuan sosialisasi  ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya Narkoba, karena sebagian besar korban Narkoba itu para generasi muda. Di mana mereka sebagai generasi penerus, sehingga perlu pengantisipasian yang dimulai dari sejak dini.

“Kegiatan ini merupakan wujud perhatian dari pemerintah dalam upaya menanggulangi masalah Narkoba, karena ini tidak saja menjadi tugas pemerintah, tetapi diperlukan peran aktif seluruh komponen masyarakat, “jelas Adun.

Dimana, kegiatan sosialisasi pencegahan bahaya Narkoba melibatkan masyarakat dan kepala desa, mengingat sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Nomor 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa (DD). Kata Adun.

Dilanjutkan Adun, Prioritas penguna dana desa tahun 2020, dapat dianggarkan untuk kegiatan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba. Antara lain melalui kegiatan keagamaan, penyuluhan tentang bahaya Narkoba, pagelaran festival seni dan budaya, olahraga /aktivitas sehat, pelatihan relawan penggiat atau Satgas anti Narkoba, penyebaran informasi melalui banner spanduk baliho, poster, brosur dan kegiatan P4GN dalam mewujudkan Desa Bersinar. Paparnya.

Sebelumnya, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sumut, Drs Adelin Mukhtar Tambunan saat  menyampaikan materi mengatakan, masyarakat dan pemerintah desa harus ikut serta dalam menekan penggunaan Narkotika di tengah masyarakat dengan melibatkan komunitas.

Adelin menambahkan, Terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 ini, kita harus tetap waspada terhadap penyebaran narkotika dan jangan sampai kita lengah dan terperangkap dalam lingkaran peredaran Narkoba.

Meski dalam masa pandemi Covid-19, upaya pencegahan Narkoba yang dilakukan sejak dini sangatlah penting, tentunya peran orangtua, keluarga dan juga peran peserta yang hadir saat ini sangatlah besar bagi pencegahan penanggulangan terhadap Narkoba. Ujarnya.

”Upaya P4GN bisa dilakukan pada kesempatan kegiatan keagamaan, kajian-kajian rutin, ataupun dalam pertemuan para ibu-ibu PKK. Itu merupakan salahsatu bentuk dari peran serta masyarakat dalam upaya menanggulangi masalah narkoba” bebernya .

Adelin juga berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, peserta bisa memiliki wawasan dan pemahaman tentang Narkoba untuk membentengi dirinya sendiri dan mampu untuk menyebarkan informasi di wilayah desa masing-masing, sehingga informasi tentang bahaya Narkoba tidak putus sampai di kegiatan ini saja. Pungkas Adelin.(WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini