-->

Perkuat Program P4GN, BNNK Tapsel Gelar Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba

HARIAN9 author photo


TAPSEL| H9
Upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan semua pihak termasuk peran serta masyarakat dari berbagai lapisan dan pelibatan peran serta masyarakat diharapkan dapat membentuk daya tangkal yang kuat terhadap ancaman narkoba. 

Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM, saat menghadiri Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba se wilayah kerja Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapsel, yang dibuka Kepala BNNK Tapsel AKBP. Drs. H. Tuongku Bosar Pane, MM,di aula Hotel Sitamiang Padangsidimpuan, Kamis (15/10/2020). 

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan BNNK Tapsel ini diikuti 30 orang peserta sesuai Daftar Isian Penggunaan Anggaran (DIPA) BNNK Tapsel terdiri dari unsur pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pimpinan perusahaan pemerintah dan swasta yang berasal dari 6 daerah Kabupaten / Kota se wilayah kerja BNNK Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel, Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kabupaten Padang Lawas (Palas), Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga. 

Sedangkan narasumber pada kegiatan tersebut terdiri dari Kepala BNNK Tapsel AKBP. Drs. H. Tuongku Bosar Pane, MM, Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP. Edi Sudrajat, SH dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tapsel Hamdi S Pulungan. 

Lebih lanjut Parulian mengatakan, pelibatan masyarakat dalam pembangunan berwawasan anti narkoba bisa dilakukan melalui, promosi hidup sehat tanpa narkoba, sebagai edukasi terdepan informasi bahaya narkoba, membentuk elemen masyarakat sebagai penggiat anti narkoba, sebagai pengembang kapasitas SDM anti narkoba, pembinaan lingkungan bersih dari narkoba dan fasilitator, sebagai pembangun sinergitas program dan kegiatan P4GN di internal dan eksternal di masyarakat. 

“ Diharapkan melalui kegiatan ini akan muncul kepedulian masyarakat anti narkoba, serta dapat menambah wawasan dan pengetahuan, sehingga timbul kesadaran, kemudian memiliki keterampilan dan pada akhirnya memiliki kemandirian dalam melaksanakan P4GN di lingkungan masyarakat, “ harapnya. 

Sementara Kepala BNNK Tapsel AKBP. Drs. H. Tuongku Bosar Pane, MM, selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan, bahwa kita harus menyadari betapa pentingnya kegiatan ini, sehingga BNNK Tapsel terus melakukan upaya pemberdayaan masyarakat, yang salah satunya melalui pembekalan kepada para pemangku kepentingan di lingkungan kerja. 

“ Upaya P4GN di lingkungan kerja bisa dimulai dari langkah kecil. Contohnya, dalam apel satuan kerja di masing-masing OPD manfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pesan bahaya narkoba,dan tidak perlu panjang-panjang agar pesan itu efektif tersampaikan, “ ujarnya. 

Menurutnya permasalahan peredaran narkoba di wilayah kerja BNNK Tapsel telah menyasar hingga ke Desa-Desa karena beberapa hal seperti rasa ingin tahu, ikut-ikutan teman, ingin bersenang-senang. Selain itu, ini juga dinilai sebagai bisnis menjanjikan tanpa memikirkan resiko yang akan diterima nantinya. 

Salah satu upaya yang dilakukan BNN adalah pemberdayaan masyarakat dimana juga tertuang dalam Mandat UU 35/2009 tentang Narkotika. Dalam pasal 70 ayat e dan f, BNN bertugas memberdayakan masyarakat dalam P4GN dan prekusor narkotika. Kemudian memantau, mengarahkan, dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam P4GN dan prekusor narkotika, “ ucapnya. 

Sementara Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP. Edi Sudrajat, SH dalam paparannya menyampaikan tentang bahaya narkoba serta tindakan dan ancaman hukuman yang dikenakan terhadap penyalahguna narkotika khususnya para pengedar dan bandar narkoba.

Sedangkan Kaban Kesbangpol Tapsel Hamdi S Pulungan menyampaikan materi tentang peran serta masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba serta upaya pembentukan Desa dan Kelurahan bersih dari narkoba di Kabupaten Tapsel.

 

Zulfahmi, S.Pd, SH, MH, MA, salah seorang peserta sosialisasi yang berasal dari OPD Pemkab Tapsel, mengaku senang dan bersemangat mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak pemahaman baru. 

 

" Komitmen saya sebagai pimpinan OPD begitu kuat, menyampaikan bahaya narkoba, artonya, saya ingin membagi wawasan tentang bahaya narkoba kepada seluruh ASN di lingkungan kerja kami, " ungkapnya. (WD.014)

Komentar Anda

Berita Terkini