-->

Petugas Gabungan Palas Jaring Puluhan Pelanggar Prokes

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus gencarkan sosialisasi hingga penindakan sanksi sosial bagi warga yang masih melanggar Perbup nomor 31 tahun 2020, Sabtu (03/10/2020). Di jalan Ki Hajar Dewantara merupakan Jalan Lintas Sibuhuan-Riau, Simpang Jalur dua yang berada di depan SPBU ke dua Lingkungan VI, Padang luar, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun.

Hal tersebut dilakukan Pemerintah daerah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Padang Lawas.

Tim Gabungan Operasi Yustisi yang terdiri dari TNI/Polri dan Sat Pol PP di pimpin langsung KBO Lantas Iptu Haposan Harahap, sibuk mengingatkan warga agar membiasakan diri setiap keluar rumah untuk bisa mengunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dilokasi razia yustisi reseebut.

Kapolres AKBP. Jarot Yusviq Andito, SIK melalui KBO Lantas Iptu Haposan Harahap didampingi Kabid Operasional dan Pengamanan Satpol PP Khoiruddin Siregar SE kepada wartawan mengatakan, Ya, giat operasi yustisi hari ini, dilakukan di lokasi keramaian, yaitu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sekira pukul 09.30 Wib sampai dengan selesai.

Alhasil, Puluhan warga pengendara terjaring, tidak memakai masker melaggar protokol kesehatan,” Kata Iptu Haposan.

Puluhan orang yang terjaring tersebut diberikan sanksi, berupa Push Up, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membacakan Teks Pancasila.

“ Operasi Yustisi ini akan kami gelar secara rutin, agar masyarakat semakin disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan guna mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Memang betul, memakai masker terasa tidak nyaman, namun dengan disiplin memakai masker bisa melindungi pemakainya dan orang-orang yang berada disekitar agar tidak terpapar Covid-19,” Pungkas KBO Lantas Polres Palad, Iptu Haposan Harahap.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Palas (Kasat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Palas Ronny Syaiful, S.Sos, MM menambahkan, Operasi Yustisi ini akan terus rutin dilakukan oleh tim gabungan di Kabupaten Padang Lawas sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Kita setiap hari akan melakukan Operasi Yustisi. Untuk hari ini dijalan lintas Sumatera simpang Jalur dua Sibuhuan kegiatan kita lakukan. Sebab opetadi yustisi yang kita lakukan di wilayah lainnya, tempat dan lokasi bisa saja berpindah-pindah dan bisa saja menetap,” katanya.

Dalam Operasi Yustisi tersebut, sebanyak dua orang yang terdata tidak menggunakan masker diberi sanksi teguran dan jika masih melakukan pelanggaran akan di berlakukan saksi Administratif.

“Sanksi Administratif ini untuk 
sebagai efek jera bagi masyarakat kita yang masih enggan menggunakan masker saat keluar rumah,” tuturnya.

Khairuddin bepesan, masyarakat benar-benar bisa membudayakan memakai masker sebagai alat penangkal Covid-19 setiap hari. Ia juga berharap, agar bukan karena perbup yang membuat masyarakat menggunakan masker, tetapi karena masyarakat memang benar-benar peduli akan pentingnya kesehatan.

Tidak ada kata untuk lelah melawan pandemi ini, petugas gabungan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bagi mereka yang melanggar kita berikan tindakan berupa peneguran sampai sanksi sosial bahkan nantinya sanksi administratif,” ujar Khairuddin.

“Selain itu, kita juga berharap nantinya jangan sampai masyarakat di Kabupaten Palas terkena sanksi yang lebih berat, jika Peraturan sanksi Administratif benar-benar dilakukan nantinya,” tandasnya.(WD41).
Komentar Anda

Berita Terkini