-->

Sampai 20 Oktober, Jumlah FKTP Terintegrasi Antrian Online Sebanyak 15.112 FKTP

harian9 author photo


MEDAN| H9
Direktur Perluasan dan Kepesertaan BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan sampai 20 Oktober jumlah Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terintegrasi antrian online sebanyak 15.112 FKTP.

Hal dikatakannya dalam acara optimalisasi layanan jaminan kesehatan di era pandemi Covid-19 dalam acara media workshop dan penganugrahan karya jurnalistik 2029 secara daring seluruh Indonesia, Jumat (23/10/2020).

Selain FKTP,  sampai 30 September 2020, sebanyak 10.299.968 peserta  BPJS Kesehatan seluruh Indonesia telah memanfaatkan layanan mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Dari jumlah tersebut, yang memanfaatkan untuk perubahan alamat sebanyak 836.922 peserta, perubahan FKTP 1.745.436, perubahan kelas 774.127, pendaftaran sebanyak 508.186, permintaan informasi berjumlah 214.543 peserta dan pengaduan ada 34.879 peserta,"katanya.

Andayani menyebutkan, jumlah peserta JKN-KIS sebanyak 223.059.270 jiwa. "Karenanya, dengan kondisi saat ini, kita harus fleksibel dan meminimalisir pandemi Covid-19,"ujarnya.

Dikatakannya, selain mobile JKN, aplikasi BPJS lainnya yaitu aplikasi Edabu yang memberikan kemudahan, kecepatan dan kepastian informasi kepada Badan Usaha (BU) untuk mendapatkan informasi terkait pegawai dan anggota keluarga yang telah mendapatkan jaminan kesehatan seperti cek peserta, total tagihan, riwayat pembayaran, data mutasi, tren pembayaran dan konten kesehatan.

Sementara, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumut dan Aceh Mariamah mengatakan, dari Januari sampai deengan September 2020 ini, peserta JKN-KIS se Sumatera Utara yang melakukan registrasi (download dan login) pada Aplikasi Mobile JKN sejumlah 193.436. 

Mariamah menyebutkan, adapun  yang memanfaatkan aplikasi mobil JKN yaitu untuk perubahan FKTP  109.903, perubahan Kelas 41.422, perubahan alamat : 52.018 dan yang melakukan pendaftaran sebanyak 41.228 peserta. 

Acara yang dilaksanakan secara nasional tersebut menampilkan pemateri yaitu anggota dewan jaminan sosial nasional Muttaqien, direktur perluasan dan pelayanan peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari dan ketua yayasan lembaga konsumen Indonesia Tulus Abadi.(PP04)

Komentar Anda

Berita Terkini