-->

Tim Gabungan Opetasi Yustisi Kenakan Sanksi Push Up bagi Pelanggar Prokes

HARIAN9 author photo
PALAS| H9
Hampir dua bulan Perbup tentang pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) terlaksana, Tim Gabungan Operasi Yustisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut) setiap pelaksanaannya sudah semakin berkurang pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di masyarakat.

Hal ini terlihat dari pantauan wartawan, ditempat Operassi yustisi, tepatnya di Jalan Ki Hajar Dewantara Simpang Jalur Dua Kecamatan Barumun Kabupaten Palas Depan SPBU kedua Dari Pasar Sibuhuan. Yang dimulai sekira pukul.10.00 wib samapai dengan selesai.

Perihal ini menjadi tantangan bagi Tim gabungan Operasi Yustisi untuk terus gencar melaksanakan operasi agar penularan wabah pandemi covid-19 bisa diminimalisir. 

Diketahui, Tim Operasi Yustisi gabungan dari kepolisian, yang dipimpin oleh Padal Ipda Suyetno, bersama Kasi trantibum., Personil Satlantas., Personil Polres Padang Lawas., TNI dari Personil Koramil 08 Barumun., Kabid Ops Satpol PP dan anggota Satpol PP,  Disperkimhub, FKPPI Palas, dan instansi lainnya gencar melaksanakan kedisplinan prokes di masyarakat.

Walau dalam Perbup pelanggar prokes dikenakan sanksi Denda adminstratif minimal Rp 5000,- maksimal Rp 200.000-., Penghentian operasional usaha, pekerjaan atau kegiatan., Pencabutan ijin usaha., tapi tim yustisi lebih dominan menerapkan sanksi sosial yakni Push Up dan teguran lisan. Sebelum pelaksanaan Denda administratif nanti diberlakukan.

Dalam kegiatan itu, tim berhasil menjaring orang pelanggar prokes di Jalan tersebut. Tapi semuanya tidak dikenakan denda administrasi hanya diminta push up sebanyak lima kali di depan orang banyak sebagai sanksi sosial

"Dari hasil kegiatan tim gabungan operasi yustisi temukan pelanggaran seperti tidak pakai masker dudah mulai berkurang dari hari hari sebelumnya, masker tidak layak, dan pemakaian masker yang tidak tepat. Ini penting kita terus sosialisasikan agar protokol kesehatan ini benar-benar menjadi perhatian semuanya," tegas petugas yang sedang melaksanakan tugasnya dijalan tersebut. 

Sebelumnya, tim gabungan operasi yustisi yang digelar di Simpang SKPD Terpadu Sigala-gala, Kel Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Rabu (30/09/2020) yang dimulai sekira pukul 09.00.wib pagi  hingga pukul 12.00.wib siang. Tim yustisi menjaring 74 orang pelanggar dan hanya diberikan teguran dan sanksi sosial. pengsisian BLANKO PELAKSANAAN PENERAPAN SANKSI (BPPS) PERBUP Padang Lawas No 31 Th 2020 oleh petugas.

"Mari kita dukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 ini. Ini masalah kita semua," ucap petugas dari Personil Koramil 08/Barumun dan diaminkan petugas gabungan yang lainnya". (WD41).
Komentar Anda

Berita Terkini