-->

Tim Gabungan Palas Gencar Laksanakan Operasi Yustisi

HARIAN9 author photo


PALAS| H9
Tekan penyebaran virus Covid-19,  Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Padang Lawas (Palas) bersama TNI dan Polri, dan instansi terkait lainnya terus laksanakan operasi yustisi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus Covid-19. Operasi dilaksanakan di Jalan Untung Surapati, Komplek Pasar Baru, Lingkungan III, Banjar Raja, Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Palas, Selasa, (13/10/2020). Yang dimulai sekira pukul. 09.00. wib hingga pukul 12.00. Wib.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Palas (Kasat Pol PP dan Damkar) Kabupaten Palas Ronny Syaiful, S.Sos, MM., sebut operasi kali ini, pihaknya juga menerapkan sanksi sosial berupa mengisi blanko bagi masyarakat  pelanggar protokol kesehatan.

Hal itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Padang Lawas  Nomor 31 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten palas. Memberikan peringatan atau tindakan tertulis kepada masyarakat yang tidak memakai masker di wilayah jalan tersebut.

Hari ini kami menerapkan sanksi sosial. Ini sudah ada, sudah ada orang)
yang dikenakan denda berupa sanksi sosial berupa pengisian blanko  dikarenakan meluar rumah tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Kita membuat opsi tersebut agar masyarakat yang terjaring jadi efek jera,” ujarnya di sela kegiatan.

Ditambahkan, hari ini kita menjaring 15 orang yang tidak memakai masker penerapan sanksi disiplin prokes, dan kepada 15 orang yang terjaring tersebut diawali dengan pengisian blanko pelanggaran dan untuk selanjutnya melaksanakan SANKSI SOSIAL (Pasal 7 ayat 4 PERBUP PALAS No 31 Th 2020) menyanyikan Lagu Wajib atau mengucapkan pancasila atau hukuman fisik seperti pus up paling sedikit (5x) lima kali, setelah itu pelanggar prokes mendapatkan arahan (pembinaan) dari petugas gabungan untuk mematuhi prokes COVID-19. Ujarnya.

Ronny menegaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi yustisi setiap hari bisa ditempat yang sama atau pindah lokasi dengan tidak ditentukan, terutama pada pagi, siang dan malam hari tidak menutup kemungkinan. Pihaknya akan menyasar tempat-tempat yang mengundang kerumunan warga, serta tempat-tempat yang ramai di Kabupaten Palas.

“Kita evaluasi, intensitas pelanggaran terutama yang di kota sibuhuan menurun. Tetapi sekarang merambah ke (wilayah) kecamatan. Di kecamatan masih banyak yang belum menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Ditambahkan Kabid Ops Satpol PP dan Damkar Kabupaten Palas.Khairuddin Siregar SE. Mengatakan, operasi tersebut cukup efektif untuk mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebelum operasi yustisi digencarkan, pihaknya bisa menemukan 20 hingga 50 pelanggar setiap hari. 

"Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan, kini jumlah pelanggar tidak lebih dari 20 orang per hari," Tutur Khairuddin.

Lebih lanjut Khairuddin mengtakan dasar pelaksanaan operasi yustisi ini, INPRES NO.6 THN. 2020., dan PERBUP PALAS No. 31 Th. 2020.

Personil Tim Gabungan yang melaksanakan operasi yustisi yang terdiri dari Personil Polres Padang Lawas 5 orang yang dipimpin Kbo sat sbhara Polres Palas, Personil Koramil 08 Barumun. Dua orang, Personil Sat Pol PP dan Damkar (KASATPOL PP DAN DAMKAR, KABID OPS DAN PAM, KABID LINMAS, KASI BIMLUH dan KASUBBAG REN, EV DAN LAP serta 20 orang anggota), Dinkes dan BPBD Palas.

"Bila nantinya ada masyarakat yang membandel tak mau memakai masker tentu akan dikenakan sanksi berupa denda sebesar lima ribu rupiah (Rp.500) sampai seratus lima puluh ribu rupiah (Rp.200.000) bagi warga yang terdapat melanggar aturan prokes dan perbup tersebut, karena kita hampir setiap hari laksanakan sosialisasi prokes dan perbup.pungkas ketika menyampaikan  kepada pengguna jalan dan warga yang terjaring yustisi. (WD41)

Komentar Anda

Berita Terkini