-->

Bupati Tapsel Hadiri HUT GKPA Ke-45

harian9 author photo


TAPSEL|H9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, di wakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Drs. Parulian Nasution, MM menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Kristen Protestan Angkola (GKPA) ke 45 tahun 2020, melalui perayaan Olop - Olop di GKPA Bunga Bondar, Kecamatan Sipirok, baru baru ini.


Hadir pada acara tersebut, mewakili Forkopincam Tapsel, Anggota DPRD, Camat Sipirok, Camat Arse, Kabag Kesra, Kabag Humas dan Protokol. Pareses HKBP Distrik Tapsel - Sumbar Pdt. Horas Purba, BKAG Tapsel Pdt Mody Nainggolan, Ephorus GKPA Pdt. Togar S. Simatupang. 

Dalam sambutannya, Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM menyampaikan menyampaikan salam dari Bupati Tapsel kepada seluruh jamaah dan selamat ulang tahun untuk GKPA yang ke 45 tahun 2020. Dengan harapan kedepan akan semakin jaya dan semakin sukses mengemban misi ke agamaan.

Sekda juga mengajak seluruh jamaah GKPA, untuk mereflesikan bagaimana sejarah berdirinya gereja di Tapsel. Bagaimana peran Ludwig Ingwer Nommensen yang di karuniai tiga orang anak yang pertama Maria Nommensen, Jonathan Nommensen dan Christian Nommensen yang merupakan berkebangsaan Jerman, yang memiliki misi bagaiman agama Kristen berkembang di bumi Tapsel

" Sejarah juga mengklaim berdirinya sebuah gereja di Parau Sorat dan ada juga geraja di Sipirok yang berhadapan dengan Mesjid Sri Alam Dunia. Keberadaan gereja atau keberadaan kristen di Tapsel, sudah ambil peran dalam rangka membangun masyarakat Tapsel, " ujar Sekda

Lebih lanjut Sekda menyampaikan agar sejarah Nomensen, tidak boleh terhenti tetapi harus tumbuh subur. Bagaimana peran gereja untuk percepatan pembangunan Tapsel, dan percepatan pelayanan kemasyarakatan.

" Saya meyakini bahwa bumi Sipirok sangat kental dengan adat dan budaya, yang selalu di kembangkan dengan nuansa toleransi ummat beragama. Mari kita terus berbuat yang terbaik untuk senantiasa menciptakan kerukunan di internal beragama harus rukun, jauh dari perpecahan serta rukun dengan ummat agama lain dan harus kompak sesuai dengan tema yang penuh kasih dan kebersamaan hari ini, " ucapnya.

Sekda juga mengatakan bahwa pemerintah daerah harus bergandengan tangan dengan warga gereja dalam upaya membangun masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. Kita yang bernaung di Negara Pancasila harus selalu menanamkan rasa saling menghormati, saling menghargai, serta tenggang rasa. Dengan demikian GKPA bisa mendorong kamtibnas agar terciptanya suasana yang aman, kondusif serta terkendali dalam menghadapi pilkada 9 Desember mendatang. 

" Kami memberi apresiasi atas perayaan ini dan kita semua bisa berpartisipasi dalam pembangunan Tapsel. Sehingga kehidupan keagamaan bisa tercipta dalam suasana yang harmonis. Kita semua adalah orang-orang yang selalu menanamkan rasa cinta terhadap bumi Tapanuli Selatan ini, : pungkasnya. (WD
014)
Komentar Anda

Berita Terkini