-->

Bupati Tapsel Ulas Kepemimpinan Islam di Era Pandemi Covid-19

harian9 author photo


TAPSEL|H9
Bupati Tapanulu Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu mengulas tentang  kepemimpinan Islam di era pandemi Covid-19, pada saat menghadiri Gebyar Milad Muhammadiyah ke 111 tahun tingkat Daerah Kabupaten Tapsel, di Ponpes KH. Ahmad Dahlan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Sabtu (14/11/2020).

Acara Milad dihadir, Ketua Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) Tapsel Zulfahmi, S.Pd, SH, MA, MH, Kabag Humas dan Protokol Isnut Siregar, seluruh pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se Kabupaten Tapsel, Kepala Sekolah SD dan SMP Muhammadiyah, Tsanawiyah dan Aliyah serta ORTOM (Organisasi Otonom Muhammadiyah) seperti IMM, Pimpinan Aisyah, dan Nasyatul Aisyah. 

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu mengatakan, sesungguhnya Muhammadiyah tidak asing lagi bagi bangsa kita, jauh sebelum Indonesia merdeka, Muhammadiyah juga sudah ada bahkan Muhammadiyah juga punya andil besar dalam mendirikan bangsa Indonesia.

" Muhammadiyah juga sudah banyak mewarnai pembangunan dan perkembangan umat dibangsa kita termasuk didaerah Tapsel. Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang dikenal mampu mencetak kader-kader umat yang sekaligus mencetak kader bangsa, maka Muhammadiyah yang  merupakan organisasi keagamaan tidak boleh dilupakan oleh bangsa kita, " kata Syahrul.

Syahrul juga menjelaskan, Muhammadiyah merupakan Organisasi pergerakan ditengah-tengah masyarakat demi kelanggengan dan keberlanjutan serta peningkatan kualitas kader umat dan kader bangsa.

"  Oleh karena itu kwalitasnya perlu ditingkatkan bahkan lebih disempurnakan termasuk meningkatkan  kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah disemua tingkatan dengan Muhammadiyah, " ujarnya.

Kemudian Syahrul juga meminta kepada semua yang hadir agar jangan pernah menganggap enteng terhadap Covid-19 karena virus ini benar-benar nyata adanya sehingga pengaruhnyapun sangat berdampak besar terhadap pendidikan, kemasyarakatan, sosial keagamaan dan perekonomian. 

" Seorang pemimpin harus mampu menekan dampak buruk dari krisis akibat Pandemi Covid-19, apalagi saat ini perekonomian Indonesia tengah mengalami resesi ekonomi. "Maka dari itu, mari sama-sama kita patuhi protokol kesehatan seperti memakai masker selalu mencuci tangan pakai sabun atau dengan hand sanitizer dan menjaga jarak (physical distancing) serta hindari kerumunan (social distancing) agar penyebaran Covid-19 dapat terputus penyebarannya di Kabupaten Tapsel sehingga perekonomian dapat pulih kembali, " harapnya.

Selain itu Bupati juga mengingatkan kepada seluruh yang hadir, bahwa pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang akan ada agenda lima tahunan yaitu pilkada serentak di 9 Provinsi dan 261 Kabupaten/Kota di Indonesia serta 23 kabupaten/kota di Sumut termasuk Tapsel.

" Saya berharap semoga pilkada serentak 2020 dapat membawa berkah dan anugerah bagi masyarakat dengan terpilihnya kepala daerah yang pro rakyat,  sehingga nantinya mampu melanjutkan pembangunan di Tapanuli Selatan, " harap Syahrul.

Ketua PDM Tapsel Zulfahmi, S.Pd, SH, MA, MH, mennjelaskan, menandai Milad Muhammadiyah ke 111/108, PDM Tapsel melakukan kegiatan lomba tahfizul qur’an yang menyertakan utusan dari sembilan cabang serta lomba mewarnai logo Muhammadiyah dan Aisyiyah bagi peserta dari taman kanak-kanak.

Selain itu, kegiatan resepsi juga ditandai dengan dilaksanakannya pengajian Pimpinan Muhammadiyah se Daerah Tapsel dan pengajian Milad yang dihadiri sekitar 500 warga Muhammadiyah se Kabupaten Tapsel

" Dengan mengangkat them, 'Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri', seluruh rangkaian kegiatan Milad dan Baitul Arqam itu dipusatkan di komplek Pesantren Modern Muhammadiyah KHA Dahlan di Sipirok, " terang Zulfahmi (WD.014)
Komentar Anda

Berita Terkini