-->

Diduga Seorang Kades Merangkap Jadi Pemborong Gunakan Anggaran Desa

harian9 author photo


LANGKAT| H9

Pembangunan Desa yang difasilitasi oleh Pemerintah melalui anggaran Dana BUNM diperuntukan kepada seluruh perdesaan Indonesia untuk membangun Wilayahnya agar  bisa memperindah daerah tempat tinggal mereka sendiri maupun melestarikan potensi alam yang ada hingga sampai bisa dapat Mandiri.

Contoh salah satu Perkampungan Desa di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat Propinsi Sumatera Utara yang terletak diperdalaman. 

Menurut keterangan bernisial SN Kepala desa di desa SM setiap pekerjaan bangunan yang dikerjakan selalu ikut berkecimpung bekerja serta mengatur semua pekerjaan harus mengikuti keinginannya dan bahkan tidak menerima pendapat atau masukan dari masyarakat.

Kalau dilihat dari penampilan Kades kami, pasti semua orang akan menilai tidak mungkin melakukan perbuatan yang salah. Sosok pemimpinnya selalu berpenampilan seperti mendalami Ilmu Agama dan tidak mungkin melakukan perbuatan yang salah.

"Sayakan berkerja dikantor Desa, pasti lebih mengetahui semua anggaran yang dikeluarkan terpakai untuk pembangunan membangun Desa. Masalahnya tindakan yang tidak terpuji dilakukan Kepala Desa kami," ujarnya.

Diduga rerangkap kerja menjadi Kepala Desa dan Pemborong, serta merampas wewenang hak kerja Tim TPK (Tim Pelaksana Kerja) untuk pembangunan desa yang semestinya menjadi tanggung mereka dalam bidang Pembelanjaan Barang material serta hasil dari penilaian Pembanguna yang dikerjakan.

Tapi semua hak foksi dari TPK, diambil alih oleh Kades, dari Pembelanjaan Barang Material sampai pengawasan bangunan semua telah dikuasainya.

"Jadi Tim Pelaksana Kerja yang bentuk didesa kami hanya untuk kedok laporan saja. yang lebih parahnya lagi, gaji dari Tim TPK anggaran tahun 2019 hampir tidak dibayar, pekerja karena terus mendesak Ketua BPD hingga sampai akhir tahun baru diselesaikan oleh Kepala Desa," pungkasnya.(WD012)

Komentar Anda

Berita Terkini