-->

Dosen FISIP Universitas Dharmwangsa Berikan Pelatihan MC ke Ibu PKK Pantai Labu

harian9 author photo

 


DELI SERDANG | H9

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Dharmawangsa melakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan MC dan protokol acara formal dan informal bagi Ibu-ibu PKK di Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang.

Pelatihan itu dilakukan sejak Selasa 10 November dan Kamis 12 November 2020 di Aula Kantor Kecamatan Pantai Labu diikuti 20 ibu-ibu PKK yang tergabung dalam pengurus TP PKK Kecamatan Pantai Labu.

Ketua tim pengabdian masyarakat FISIP Universitas Dharmawangsa, Muya Syaroh Iwanda Lubis didampingi dua anggotanya, Asrindah Nasution Dosen Fakultas Sospol jurusan ilmu administrasi bisnis dan Azizah Hanum Dosen Fakultas Ekonomi jurusan manajemen.

“Pengabdian Masyarakat ini dilakukan guna menindaklanjuti pelatihan yang sebelumnya sudah dilakukan terlebih dahulu oleh salah satu tim pengusul tepatnya bulan Maret 2020. Pada pelatihan itu, pihak PKK meminta agar memberikan pelatihan tentang MC saja, akan tetapi tim pengusul menyarankan kepada pihak kecamatan agar dilakukan juga teknik menyusun protokol acara untuk acara formal maupun nonformal di desa, kecamatan maupun acara-acara besar di luar dari desa maupun kecamatan,” ujar Muya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/11/2020).

TP PKK Pantai Labu menyebut jika mereka kesulitan dalam mencari orang jika ada acara di kecamatan maupun desa untuk menjadi MC. Mereka butuh pelatihan tersebut guna mengajarkan pihak perangkat desa maupun kecamatan untuk belajar menjadi seorang MC.

“Salah seorang dari tim pengusul menerima tawaran tersebut. saat pelaksanaaan pelatihan, terlihat jelas jika ibu-ibu PKK tidak mengetahui apa itu MC, bagaiman MC, tipe MC, perbedaan MC dan presenter, host. Peserta pada pelatihan tersebut yakni perangkat dari masing-masing desa yang terlibat dalam PKK tentunya. Antusian peserta ketika pelatihan cukup tinggi, dengan seksama mereka mendengarkan penjelasan tentang MC,” ucapnya.

Dasar hal tersebut, tim pengusul mengajukan pelatihan kembali di Kantor Kecamatan Pantai Labu dengan menfokuskan ibu-ibu PKK dari kecamatan maupun ibu perangkat Desa yang terlibat dalam kepengurusan PKK.

“Setelah melakukan kesepakatan untuk melakukan pengabdian dengan pihak PKK dan observasi kembali, ternyata benar jika Tidak adanya Lembaga yang memiliki kapasitas serta bertanggungjawab dalam sebuah acara baik formal maupun informal sebagai MC dan protokol acara di kecamatan, sehingga banyak dari mereka tidak memahami bagaimana melatih diri sendiri untuk berbicara di depan masyarakat, pejabat desa maupun tingkat kecamatan dengan baik, jelas dan tidak percaya diri. Kurangnya pelatihan dalam lingkungan kegiatan PKK perihal pemahaman berbicara di depan publik,” sebutnya.

Saat pemberian materi dan pelatihan, peserta mendengarkan dengan baik dan aktif dalam bertanya. Bahkan ketika dilakukan praktek MC, banyak dari mereka antusias untuk mengikutinya.

Selain itu, tim pengabdi memberikan hadiah untuk juara 1-7 bagi mereka yang dengan baik melakukan MC. Dan bagi yang tidak menang dan mengikuti praktek MC, tim pengabdi memberikan souvenir untuk kenang-kenangan kepada peserta.

Kegaiatan ini diharapkan dapat menciptakan jaringan kerjasama yang baik dengan pihak PKK, membuat peserta khususnya PKK percaya diri melatih diri mereka untuk berbicara di depan public, serta ilmu yang diberikan kepada peserta PKK nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi dan pembelajaran kepada masyarakat baik di kecamatan maupun desa. Sehingga apa yang dipelajari maupun dipraktekkan dapat menjadi kegiatan yang akan diterapkan kepada masyarakat dan lingkungan kerja,” harapnya. (WM-022)

Komentar Anda

Berita Terkini